Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sensasi Filipina Guncang Berlin! Alexandra Eala Singkirkan Elena Rybakina dan Bikin Dunia Tenis Terkejut

Rury Anjas Andita • Jumat, 19 Juni 2026 | 07:04 WIB
Alexandra Eala membuat kejutan besar di Berlin Open 2026 usai mengalahkan Elena Rybakina dan melaju ke perempat final. (Instagram WTA)
Alexandra Eala membuat kejutan besar di Berlin Open 2026 usai mengalahkan Elena Rybakina dan melaju ke perempat final. (Instagram WTA)

LombokPost – Kejutan terbesar sejauh ini di Berlin Tennis Open 2026 datang dari Alexandra Eala. Petenis muda asal Filipina itu sukses menumbangkan unggulan kedua Elena Rybakina dalam dua set langsung untuk mengamankan tempat di perempat final.

Dalam pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 32 menit, Eala menang 7-5, 6-4 meski sempat tertinggal satu break pada set pertama. Kemenangan tersebut menjadi salah satu hasil terbesar dalam karier petenis berusia 21 tahun itu.

Tak heran jika Eala mengaku masih sulit mempercayai apa yang baru saja terjadi.

Baca Juga: Ranking WTA Usai Roland Garros 2026: Maja Chwalinska Melonjak 93 Tingkat, Mirra Andreeva Tembus Top 6 Dunia

"Saya masih sedikit linglung sekarang. Saya masih gemetar, bahkan saat match point tadi," ujar Eala seusai pertandingan.

Kemenangan ini membuat rekor pertemuannya melawan Rybakina menjadi imbang 1-1. Lebih impresif lagi, Eala kini telah mengoleksi lima kemenangan atas pemain Top 10 dunia sepanjang kariernya, dan seluruhnya diraih dalam dua set langsung.

Empat dari lima kemenangan tersebut bahkan datang saat menghadapi pemain yang berada di jajaran Top 5 dunia.

Baca Juga: Juara Roland Garros 2026, Alexander Zverev Salip Carlos Alcaraz di Live Race ATP; Flavio Cobolli dan Jakub Mensik Tembus Top 8

Pertandingan sempat berjalan sesuai prediksi pada awal set pertama. Rybakina tampil dominan dengan servis kerasnya dan langsung memimpin 4-1.

Petenis Kazakhstan itu melepaskan sejumlah ace dan tampak mengendalikan permainan. Namun Eala tidak panik. Ia memilih bermain lebih sabar, menjaga konsistensi pukulan, serta memaksa Rybakina mengambil risiko lebih besar dari biasanya.

Strategi tersebut mulai membuahkan hasil ketika kesalahan demi kesalahan muncul dari raket Rybakina. Eala mendapatkan break penting untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 4-3 sebelum menyamakan skor menjadi 4-4.

Baca Juga: Ben Shelton Juara Stuttgart 2026, Kalahkan Taylor Fritz dan Sabet Gelar Perdana di Lapangan Rumput

Momentum kemudian sepenuhnya berpindah ke pihak petenis Filipina tersebut. Saat skor 5-5, Rybakina melakukan kesalahan forehand yang memberikan break krusial kepada Eala.

Tak lama kemudian, kesalahan sendiri ke-23 dari Rybakina memastikan set pertama menjadi milik Eala dengan skor 7-5.

Memasuki set kedua, Eala terus mempertahankan agresivitasnya. Ia mendapatkan break penting pada game ketiga untuk unggul 2-1 dan terus menjaga keunggulan hingga akhir pertandingan.

Menurut Eala, keberanian menjadi faktor utama yang membedakan penampilannya kali ini.

Baca Juga: Lucky Loser Donna Vekic Juara Queen's, Ranking WTA Melonjak Tajam

"Saya pikir kata kuncinya adalah berani. Baik saat melakukan pengembalian servis maupun secara keseluruhan dalam permainan saya," katanya.

Keberanian tersebut terlihat jelas ketika ia mampu meladeni kekuatan pukulan Rybakina dan beberapa kali memenangi reli penting dari baseline. Salah satu momen terbaik terjadi saat Eala menghasilkan forehand crosscourt winner yang memukau penonton dan membawanya unggul 5-3.

Meski sudah unggul, Eala masih harus menghadapi tekanan besar menjelang akhir pertandingan. Rybakina sempat menyelamatkan match point dan memperkecil ketertinggalan menjadi 5-4.

Baca Juga: Donna Vekic Juara Queen’s 2026, Hancurkan Emma Raducanu dan Ukir Rekor Bersejarah

Situasi semakin menegangkan ketika Eala tertinggal 15-30 saat melakukan servis untuk pertandingan. Namun, petenis muda itu menunjukkan kematangan yang luar biasa. Sebuah ace penting membantunya keluar dari tekanan sebelum kesalahan terakhir Rybakina memastikan kemenangan sensasional tersebut.

Perayaan pun langsung pecah di lapangan. "Saya langsung menelepon ayah saya. Kami berteriak bersama lewat telepon, dan ibu saya juga ada di sana. Saya benar-benar bahagia," ungkap Eala.

Kemenangan atas Rybakina semakin menegaskan bahwa Eala sedang menjalani musim lapangan rumput terbaik sepanjang kariernya. Sebelum tampil di Berlin, ia baru saja meraih gelar terbesar dalam kariernya di ajang WTA 125 Birmingham.

Baca Juga: Carlos Alcaraz Mundur dari Wimbledon dan Queen’s Club, Cedera Pergelangan Tangan Jadi Penyebab

Kini, catatan Eala di lapangan rumput sepanjang musim 2026 menjadi delapan kemenangan dan hanya satu kekalahan. Selain Rybakina, ia juga telah mengalahkan sejumlah nama besar seperti Donna Vekic dan Nikola Bartunkova.

Perjalanan Eala di Berlin belum selesai. Pada babak perempat final, ia akan menghadapi unggulan keenam Elina Svitolina yang sebelumnya menyingkirkan Eva Lys. Pertandingan tersebut akan menjadi pertemuan pertama kedua pemain di level WTA Tour.

"Svitolina adalah pemain yang sangat konsisten dan petarung sejati. Dia memiliki pengalaman luar biasa. Saya memperkirakan pertandingan yang sangat bagus dan berharap bisa kembali menunjukkan permainan terbaik saya," ujar Eala.

Editor : Rury Anjas Andita
#Berlin Open 2026 #hasil Berlin open #Alexandra Eala #WTA 500 #Elena Rybakina