LombokPost – Aryna Sabalenka langsung menunjukkan kapasitasnya sebagai petenis nomor satu dunia pada laga pembuka Wimbledon 2026. Bermain di Centre Court, Senin, Sabalenka hanya membutuhkan waktu 64 menit untuk menundukkan petenis kualifikasi asal Serbia, Teodora Kostovic, dengan skor 6-2, 6-3.
Kemenangan cepat tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa Sabalenka siap mempertahankan dominasinya di Wimbledon sekaligus menjaga posisi puncak ranking WTA yang tengah dibayangi Elena Rybakina.
Pada babak kedua, Sabalenka akan menghadapi McCartney Kessler yang sebelumnya tampil lebih impresif dengan mengalahkan Oleksandra Oliynykova 6-0, 6-0.
Baca Juga: Comeback Serena Williams di Wimbledon Dimulai! Hadapi Maya Joint, Jalur Berat Sudah Menanti
Sabalenka tidak memberi kesempatan kepada lawannya berkembang. Empat gim pertama langsung menjadi milik petenis Belarusia tersebut. Servis keras dan pukulan groundstroke agresif membuat Kostovic kesulitan menemukan ritme permainan.
Meski sempat mencuri satu gim di set pertama dan mendapat dukungan meriah dari penonton Centre Court, Kostovic tetap tak mampu menghentikan dominasi unggulan pertama itu.
Secara statistik, Sabalenka tampil jauh lebih efektif. Ia membukukan: 22 winner, 5 ace, memenangi 83 persen poin servis pertama, dan mematahkan servis lawan sebanyak lima kali. Sebaliknya, Kostovic hanya menghasilkan 10 winner dan melakukan 25 unforced error.
Laga ini menjadi pengalaman spesial bagi Kostovic. Petenis berusia 19 tahun itu sebelumnya mengaku berharap bisa menghadapi Sabalenka pada debut Grand Slam-nya. Harapan tersebut benar-benar terwujud.
Menariknya, Sabalenka mengaku pernah berada di posisi yang sama ketika masih berusia 19 tahun. Saat itu ia menghadapi petenis nomor satu dunia Simona Halep pada Shenzhen Open 2018 dan kalah 2-6, 2-6.
"Saya ingat betapa sulitnya menghadapi petenis nomor satu dunia di lapangan utama. Semua orang pernah mengalami fase seperti itu. Yang paling penting adalah bagaimana Anda bangkit setelahnya," ujar Sabalenka.
Baca Juga: Jannik Sinner dan Novak Djokovic Latihan Bareng di Wimbledon, Isyarat Duel Besar Kembali Menghangat
Meski kalah dua set langsung, Kostovic sempat memperlihatkan mental bertanding yang menjanjikan. Saat Sabalenka melakukan servis untuk memenangkan pertandingan pada kedudukan 5-2 di set kedua, petenis Serbia itu berhasil mencuri break sekaligus membakar semangat penonton dengan gestur meminta dukungan.
Namun pengalaman Sabalenka berbicara. Ia langsung menutup pertandingan pada gim berikutnya tanpa memberi kesempatan lawannya memperpanjang laga.
"Saya senang bisa menyelesaikan pertandingan ini dalam dua set. Dia tampil lebih agresif di set kedua dan memberi tekanan yang cukup besar," kata Sabalenka.
Kemenangan di babak pertama menjadi modal penting bagi Sabalenka dalam mempertahankan posisi puncak ranking WTA. Sebelum Wimbledon dimulai, Elena Rybakina masih memiliki peluang merebut peringkat satu dunia apabila mampu melangkah lebih jauh dibanding Sabalenka.
Baca Juga: Wimbledon 2026 Pecahkan Rekor, Total Hadiah Tembus Rp 1,4 Triliun, Juara Bawa Pulang Rp 80 Miliar
Dengan kemenangan perdana ini, Sabalenka berhasil menjaga peluangnya tetap berada di posisi teratas sekaligus melanjutkan awal sempurna di Grand Slam musim ini.
Selain mengamankan tiket ke babak kedua, Sabalenka juga menambah sederet catatan impresif sepanjang kariernya. Tiga rekor baru yang berhasil dipertahankan.
Yakni: 12 kemenangan beruntun melawan pemain kualifikasi di babak utama Grand Slam tanpa kehilangan satu set, 30 kemenangan straight set sepanjang musim 2026, terbanyak di WTA Tour sejauh ini, dan 23 kemenangan beruntun pada laga pembuka Grand Slam, mempertegas konsistensinya di turnamen-turnamen major.
Editor : Rury Anjas Andita