LombokPost – Pertandingan paling menarik di babak ketiga Wimbledon 2026 akan mempertemukan juara bertahan Iga Swiatek dengan bintang muda Filipina Alexandra Eala. Kedua pemain sama-sama tampil meyakinkan di putaran kedua dan kini akan memperebutkan satu tempat di babak 16 besar.
Swiatek memastikan langkahnya usai mengalahkan mantan petenis nomor satu dunia Karolina Pliskova dengan skor telak 6-3, 6-1 hanya dalam waktu 70 menit di Centre Court, Kamis (2/7). Sementara itu, Eala bangkit dari ketertinggalan satu set untuk menundukkan Maya Joint 3-6, 6-2, 6-0.
Pertemuan ini menjadi duel ketiga mereka di level WTA Tour. Rekor pertemuan sementara masih imbang 1-1 sehingga laga di Wimbledon akan menjadi penentu siapa yang unggul dalam head to head.
Baca Juga: Jannik Sinner Makin Panas di Wimbledon, Singkirkan Nuno Borges dan Pecahkan Rekor Bersejarah Italia
Swiatek Tampil Dominan
Berbeda dengan laga pembuka yang berlangsung sengit melawan Taylor Townsend, Swiatek tampil jauh lebih tenang menghadapi Pliskova.
Petenis Polandia itu langsung mengambil kendali sejak awal pertandingan. Ia dua kali mematahkan servis lawannya dan hanya membutuhkan 25 menit untuk merebut set pertama.
Sepanjang pertandingan, Swiatek menunjukkan kualitas permainan yang nyaris tanpa cela. Ia terus menekan servis Pliskova dan membuat mantan finalis Wimbledon itu kesulitan mengembangkan permainan.
"Pertandingan pertama cukup emosional. Hari ini rasanya seperti hari biasa di kantor. Itu membuat saya lebih mudah fokus," ujar Swiatek usai pertandingan.
Kemenangan tersebut membuat Swiatek lolos ke babak ketiga Wimbledon untuk keenam kalinya dalam tujuh penampilannya di All England Club.
Eala Bangkit dan Balas Kekalahan
Di pertandingan lain, Alexandra Eala kembali menunjukkan mental bertanding yang luar biasa.
Setelah kehilangan set pertama dari Maya Joint, petenis berusia 21 tahun itu langsung mengubah ritme permainan dan mendominasi dua set berikutnya untuk menang 3-6, 6-2, 6-0.
Kemenangan ini juga menjadi ajang balas dendam Eala atas kekalahannya dari Joint pada final Eastbourne tahun lalu. Saat itu Eala sempat memiliki empat championship point sebelum akhirnya kalah dramatis.
Kini, petenis Filipina tersebut sukses membalik keadaan dan mencatat pencapaian terbaiknya di Wimbledon dengan melangkah ke babak ketiga Grand Slam untuk pertama kalinya.
Head to Head Masih Imbang
Pertemuan Swiatek dan Eala dipastikan menjadi salah satu laga paling dinanti di babak ketiga.
Pada pertemuan pertama di Miami Open 2025, Eala membuat kejutan besar dengan menumbangkan Swiatek 6-2, 7-5. Kemenangan itu menjadi tonggak penting dalam kariernya sekaligus mengantarkannya ke semifinal.
Baca Juga: Iga Swiatek Selamat dari Kejutan di Wimbledon, Juara Bertahan Lolos Usai Duel Tiga Set
Namun Swiatek membalas kekalahan tersebut di Madrid beberapa pekan kemudian melalui pertandingan tiga set 4-6, 6-4, 6-2. Kini, keduanya akan bertemu untuk pertama kalinya di lapangan rumput.
"Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Permukaannya berbeda dari pertemuan kami sebelumnya dan saya yakin tantangannya juga berbeda," kata Eala.
Sementara Swiatek mengakui permainan Eala cukup unik dan sulit ditebak.
"Dia memiliki permainan yang rumit. Di lapangan rumput itu bisa menjadi lebih berbahaya karena perubahan ritme yang dia miliki," ujar Swiatek.
Editor : Rury Anjas Andita