Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jannik Sinner Singkirkan Novak Djokovic, Lolos ke Final Wimbledon 2026 dan Tantang Alexander Zverev

Rury Anjas Andita • Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:10 WIB
Jannik Sinner mengalahkan Novak Djokovic 6-4, 6-4, 6-4 untuk lolos ke final Wimbledon 2026 dan akan menghadapi Alexander Zverev. (Instagram Wimbledon)
Jannik Sinner mengalahkan Novak Djokovic 6-4, 6-4, 6-4 untuk lolos ke final Wimbledon 2026 dan akan menghadapi Alexander Zverev. (Instagram Wimbledon)

LombokPost – Jannik Sinner menunjukkan mengapa dirinya layak menyandang status petenis nomor satu dunia. Bintang asal Italia itu tampil dominan saat menyingkirkan Novak Djokovic dengan skor 6-4, 6-4, 6-4 pada semifinal Wimbledon 2026, Jumat (11/7) waktu setempat, sekaligus memastikan langkah ke partai final.

Kemenangan di Centre Court itu menjadi ajang balas dendam Sinner atas kekalahan dari Djokovic pada semifinal Australian Open awal tahun ini. Bermain selama 2 jam 20 menit, petenis berusia 24 tahun tersebut hampir tidak memberi kesempatan kepada juara Wimbledon tujuh kali itu untuk mengembangkan permainan.

"Rasanya luar biasa bisa kembali ke final. Atmosfer di Wimbledon selalu spesial dan sangat berarti bagi saya," ujar Sinner seusai pertandingan.

Baca Juga: Jannik Sinner vs Novak Djokovic di Semifinal Wimbledon 2026, Duel Balas Dendam Penentu Tiket Final

Ia juga memberikan penghormatan kepada Djokovic. "Bermain melawan Novak selalu menjadi kehormatan. Apa yang masih dia lakukan di usia sekarang benar-benar menginspirasi, bukan hanya bagi saya, tetapi juga bagi generasi baru tenis," bebernya.

Servis Solid dan Permainan Agresif Jadi Kunci

Sinner tampil sangat efisien sejak awal pertandingan. Servis keras dipadukan dengan reli baseline yang konsisten membuat Djokovic kesulitan menemukan ritme permainan.

Pada set pertama, Sinner hanya kehilangan empat poin saat melakukan servis. Momentum kemenangan semakin kuat setelah ia memanfaatkan break point penting pada kedudukan 4-4 melalui backhand winner menyusur garis.

Baca Juga: Linda Noskova Ukir Sejarah di Wimbledon 2026, Singkirkan Marta Kostyuk dan Tantang Karolina Muchova di Final Sesama Ceko

Dominasi itu berlanjut pada set kedua. Sinner kembali tampil tenang di game-game krusial dan sukses merebut break untuk unggul sebelum menutup set kedua 6-4.

Djokovic sempat mencoba bangkit pada awal set ketiga. Namun peluang break point pertamanya baru datang setelah pertandingan berjalan hampir dua jam. Sinner tetap tenang, menyelamatkan ancaman tersebut sebelum memastikan kemenangan straight set.

 

Balas Kekalahan di Australian Open

Hasil ini terasa istimewa bagi Sinner. Sebab, pertemuan terakhir mereka di semifinal Australian Open 2026 berakhir dengan kemenangan Djokovic dalam lima set.

Kini, petenis Italia itu berhasil membalas kekalahan tersebut dengan penampilan yang jauh lebih dominan.

"Kami selalu menjalani pertandingan yang berat. Saya mencoba melakukan beberapa penyesuaian setelah pertemuan terakhir kami di Australia," kata Sinner.

Baca Juga: Karolina Muchova Selamatkan Match Point, Singkirkan Coco Gauff dan Lolos ke Final Wimbledon

"Saya harus bermain agresif dan memaksimalkan servis karena Novak adalah salah satu returner terbaik sepanjang sejarah tenis," tambahnya.

Kemenangan ini membuat Sinner kini unggul 7-5 atas Djokovic dalam rekor pertemuan mereka. Bahkan, ia telah memenangi enam dari tujuh pertemuan terakhir melawan legenda Serbia tersebut.

Tantang Alexander Zverev di Final Wimbledon

Di partai final, Sinner akan menghadapi unggulan kedua Alexander Zverev yang sebelumnya menyingkirkan petenis tuan rumah Arthur Fery dengan skor 7-6(0), 6-2, 6-4.

Baca Juga: Marta Kostyuk Ukir Sejarah di Wimbledon 2026, Tinggal Selangkah Lagi Bawa Ukraina ke Final Pertama

Laga final ini dipastikan menjadi duel dua unggulan teratas Wimbledon 2026, sekaligus mempertemukan dua petenis yang sedang berada dalam performa terbaik.

Sinner datang sebagai juara bertahan Wimbledon, sedangkan Zverev baru saja meraih gelar Grand Slam pertamanya di Roland Garros beberapa pekan lalu.

Menariknya, Sinner membawa modal sangat meyakinkan menghadapi final. Ia telah memenangi sembilan pertemuan beruntun melawan Zverev dan berpeluang mempertahankan gelar Wimbledon untuk kedua kalinya secara berturut-turut.

Final Sarat Gengsi

Final Wimbledon 2026 bukan sekadar perebutan trofi. Jika berhasil menang, Sinner akan mempertahankan gelar sekaligus mempertegas dominasinya sebagai petenis terbaik dunia.

Di sisi lain, Zverev mengincar gelar Grand Slam keduanya secara beruntun setelah sukses di Roland Garros. Pertemuan ini juga menjadi final Grand Slam pertama musim 2026 yang mempertemukan unggulan nomor satu dan nomor dua dunia.

 

Editor : Rury Anjas Andita
#wimbledon 2026 #Final Wimbledon #alexander zverev #Jannik Sinner #novak djokovic