Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jannik Sinner Cetak 100 Kemenangan Grand Slam, Ukir Rekor Bersejarah usai Juara Wimbledon 2026

Rury Anjas Andita • Senin, 13 Juli 2026 | 07:39 WIB
Jannik Sinner mencetak kemenangan ke-100 di Grand Slam usai mempertahankan gelar Wimbledon 2026 dan mengukuhkan dominasinya di tenis dunia. (Instagram Wimbledon)
Jannik Sinner mencetak kemenangan ke-100 di Grand Slam usai mempertahankan gelar Wimbledon 2026 dan mengukuhkan dominasinya di tenis dunia. (Instagram Wimbledon)

LombokPost – Gelar Wimbledon 2026 menjadi lebih istimewa bagi Jannik Sinner. Selain sukses mempertahankan mahkota juara, petenis nomor satu dunia itu juga mencatat kemenangan ke-100 di turnamen Grand Slam, sebuah pencapaian yang menempatkannya di jajaran elite tenis dunia.

Sinner mencapai tonggak bersejarah tersebut setelah mengalahkan Alexander Zverev pada partai final Wimbledon 2026. Kemenangan itu membuat petenis Italia berusia 24 tahun tersebut menjadi pemain aktif kedelapan yang berhasil menembus 100 kemenangan di ajang Grand Slam.

Kini, Sinner bergabung dengan nama-nama besar seperti Novak Djokovic, Stan Wawrinka, Marin Cilic, Alexander Zverev, Gael Monfils, Kei Nishikori, dan Grigor Dimitrov dalam daftar pemain aktif dengan sedikitnya 100 kemenangan di turnamen mayor.

Baca Juga: Alexander Zverev ke Final Wimbledon Perdana, Akhiri Perjalanan Sensasional Arthur Fery

Lebih istimewa lagi, Sinner menjadi petenis Italia pertama sepanjang sejarah yang berhasil mencapai pencapaian tersebut.

Torehkan Rekor Impresif

Hingga usai Wimbledon 2026, Sinner membukukan rekor 100 kemenangan dan 22 kekalahan di Grand Slam, dengan persentase kemenangan mencapai 82 persen.

Namun, performa terbaiknya justru terlihat dalam dua musim terakhir. Sejak meraih kemenangan ke-39 pada putaran pertama Australian Open 2024, Sinner tampil luar biasa dengan catatan 62 kemenangan dan hanya enam kekalahan di turnamen Grand Slam.

Baca Juga: Wild Card Arthur Fery Tantang Alexander Zverev di Semifinal Wimbledon, Mampukah Dongeng Sang Tuan Rumah Berlanjut?

Artinya, dalam periode tersebut, persentase kemenangan Sinner mencapai 91,2 persen, salah satu yang terbaik di era modern.

Enam kekalahan itu hanya datang dari lawan-lawan elite, yakni tiga kali dari Carlos Alcaraz, masing-masing sekali dari Novak Djokovic, Daniil Medvedev, dan Juan Manuel Cerundolo.

 

Hanya Kalah dari Djokovic

Di antara seluruh pemain aktif yang telah mencapai 100 kemenangan Grand Slam, hanya Novak Djokovic yang memiliki persentase kemenangan lebih tinggi dibanding Sinner.

Berikut daftar pemain aktif dengan kemenangan terbanyak di Grand Slam:

Novak Djokovic    409-58    87,6%

Stan Wawrinka    160-74    68,4%

Marin Cilic    143-63    69,4%

Alexander Zverev    131-41    76,2%

Baca Juga: Linda Noskova Ukir Sejarah di Wimbledon 2026, Singkirkan Marta Kostyuk dan Tantang Karolina Muchova di Final Sesama Ceko

Gael Monfils    130-69    65,3%

Kei Nishikori    104-46    69,3%

Grigor Dimitrov    103-61    62,8%

Jannik Sinner    100-22    82%

Dengan angka tersebut, Sinner menjadi pemain termuda dalam daftar yang masih berusia 24 tahun dan berpeluang besar terus memperbaiki rekornya dalam beberapa musim mendatang.

Dominasi Dimulai dari Australian Open

Perjalanan Sinner di Grand Slam dimulai pada Australian Open 2020, ketika ia meraih kemenangan pertamanya atas Max Purcell.

Enam tahun berselang, ia menjelma menjadi salah satu pemain paling dominan di dunia. Awal pekan ini, Sinner juga resmi menjadi petenis Italia dengan kemenangan terbanyak di Grand Slam, melewati rekor sebelumnya setelah mengalahkan Nuno Borges pada putaran kedua Wimbledon untuk mencatat kemenangan ke-95.

Baca Juga: Karolina Muchova Selamatkan Match Point, Singkirkan Coco Gauff dan Lolos ke Final Wimbledon

Ben Shelton Jadi Korban Favorit

Dari seluruh lawan yang pernah dihadapi di Grand Slam, petenis Amerika Serikat Ben Shelton menjadi pemain yang paling sering dikalahkan Sinner.

Petenis nomor satu dunia tersebut telah empat kali menumbangkan Shelton di ajang Grand Slam, yakni pada Wimbledon 2024, Australian Open 2025, Wimbledon 2025, serta Australian Open 2026.

Editor : Rury Anjas Andita
#wimbledon 2026 #juara wimbledon 2026 #grand slam #Jannik Sinner #wimbledon