Sabalenka Makin Tak Terbendung di US Open, 16 Kemenangan Beruntun Jadi Bukti

Rury Anjas Andita • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 07:19 WIB
Aryna Sabalenka melaju ke babak keempat US Open 2026 usai mengalahkan Rakhimova. Ia kini mengoleksi 16 kemenangan beruntun di New York.. (Photo AFP)
Aryna Sabalenka melaju ke babak keempat US Open 2026 usai mengalahkan Rakhimova. Ia kini mengoleksi 16 kemenangan beruntun di New York.. (Photo AFP)

LombokPost – Aryna Sabalenka semakin sulit dihentikan di US Open. Petenis nomor satu dunia itu kembali mengamankan tiket ke babak keempat setelah menundukkan Kamilla Rakhimova dua set langsung, 6-3, 6-4.

Kemenangan tersebut bukan sekadar mengantarkan Sabalenka ke pekan kedua US Open 2026. Ada catatan istimewa yang berhasil ditorehkannya di Flushing Meadows.

Sabalenka kini mengoleksi 16 kemenangan beruntun di US Open. Rekor tersebut membuatnya menjadi petenis pertama yang mampu mencatat 16 kemenangan berturut-turut di turnamen ini sejak Serena Williams membukukan 26 kemenangan beruntun pada 2012 hingga 2015.

Baca Juga: Kalah Set Pertama Tak Bikin Gentar, Carlos Alcaraz Melaju ke Babak Ketiga US Open 2026

Bagi Sabalenka, pencapaian tersebut terasa semakin spesial jika mengingat bagaimana perjalanan kariernya dimulai.

Ketika pertama kali tampil di US Open, Sabalenka mengaku level tertinggi tenis dunia terasa seperti sesuatu yang tidak mungkin disentuh.

“Ketika pertama kali datang ke sini, saya merasa level teratas adalah sesuatu yang tidak terjangkau, sesuatu yang mustahil,” kata Sabalenka.

Baca Juga: Dua Pekan, Dua Kemenangan! Marta Kostyuk Kembali Tumbangkan Sloane Stephens di US Open

Kini situasinya berubah total. Petenis Belarus tersebut bukan hanya berada di puncak PIF WTA Rankings, tetapi juga sudah mengoleksi empat gelar Grand Slam.

“Perjalanannya sangat panjang. Saya harus bekerja sangat keras untuk mengubah banyak hal dalam permainan saya dan menambahkan banyak hal agar bisa bersaing di level tertinggi,” ujarnya.

Kekuatan pukulan Sabalenka memang sudah terlihat sejak awal karier. Namun, menurutnya, kemampuan untuk bertahan di level elite membutuhkan lebih dari sekadar tenaga.

Baca Juga: Aryna Sabalenka Menggila di US Open, 24 Winners Hancurkan Polina Iatcenko dalam 53 Menit

Dia harus mengembangkan pengambilan keputusan, ketenangan, serta permainan yang mampu menopang performanya ketika memasuki fase-fase akhir turnamen Grand Slam. Hasilnya mulai terlihat dalam beberapa tahun terakhir.

16 Kemenangan Beruntun di New York

Kekalahan terakhir Sabalenka di US Open terjadi pada final 2023. Saat itu, dia harus mengakui keunggulan Coco Gauff dalam pertandingan tiga set. Setelah itu, Sabalenka bangkit dan menjadi penguasa Flushing Meadows.

Dia merebut gelar US Open 2024 setelah mengalahkan Jessica Pegula di final. Setahun kemudian, Sabalenka kembali menjadi juara dengan menundukkan Amanda Anisimova.

Kini, Sabalenka memburu gelar US Open ketiga secara beruntun. Jika berhasil, pencapaian tersebut akan semakin mengukuhkan dominasinya di turnamen Grand Slam lapangan keras tersebut.

Baca Juga: Alexandra Eala Kembali Tembus Babak Kedua US Open, Tren Positif Berlanjut

Sejak melakukan debut main draw US Open pada 2018, Sabalenka juga telah mengoleksi 37 kemenangan tunggal di turnamen tersebut. Jumlah itu menjadi yang terbanyak dibandingkan pemain lain sejak periode debutnya.

Tidak hanya di New York, konsistensi Sabalenka juga terlihat di seluruh turnamen Grand Slam. Kemenangan atas Rakhimova memastikan Sabalenka mencapai babak keempat dalam 16 Grand Slam beruntun yang dia ikuti.

Catatan tersebut menjadi yang pertama sejak Lindsay Davenport mencapai babak 16 besar dalam 20 Grand Slam berturut-turut, mulai Wimbledon 2000 hingga US Open 2006.

Baca Juga: Elena Rybakina Lolos Babak Pertama US Open, Cedera Aman dan Takhta Nomor 1 Dunia Menanti

Sejak awal 2025, Sabalenka juga menjadi satu-satunya petenis yang selalu mencapai babak keempat dalam delapan turnamen Grand Slam yang digelar. Dia sebelumnya hanya pernah mencatat pencapaian serupa pada musim 2023.

Target Ganda Sabalenka

Perjalanan Sabalenka di US Open tahun ini juga membawa misi lain. Selain mempertahankan gelar, dia harus terus melaju demi menjaga peluang bertahan di posisi nomor satu dunia.

Tidak ada pemain yang mengoleksi kemenangan pertandingan Grand Slam lebih banyak daripada Sabalenka sepanjang musim ini. Dia sudah mengantongi 16 kemenangan Grand Slam pada 2026. Tekanan tersebut tidak ingin terlalu dipikirkan Sabalenka.

“Saya sepenuhnya menutup suara-suara dari luar dan fokus pada diri sendiri. Jika saya mendorong diri saya setiap detik, saya tahu akan memiliki peluang,” katanya.

Babak keempat akan menghadirkan tantangan berbeda. Sabalenka akan menghadapi Taylor Townsend yang lolos setelah mengalahkan unggulan ke-15 Diana Shnaider dengan skor 6-2, 6-7(3), 6-3.

Baca Juga: Mirra Andreeva Kembali Jinakkan Janice Tjen, Kali Ini di US Open

Townsend dikenal memiliki gaya bermain yang tidak biasa. Variasi pukulannya serta keberaniannya maju ke net membuat lawan harus terus berpikir sepanjang pertandingan.

Ditambah dukungan penonton New York, duel Sabalenka kontra Townsend berpotensi berlangsung sengit. Sabalenka pun menyadari ancaman tersebut.

“Dia pemain hebat. Saya akan mengatakan dia pemain yang sulit dihadapi karena membawa banyak variasi, datang ke net dan benar-benar membuat Anda harus berpikir selama pertandingan,” ujar Sabalenka.

Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : wtatennis.com
US Open 2026 hasil US open grand slam Aryna Sabalenka