LombokPost – Jessica Pegula dipastikan tidak tampil di Singapore Tennis Open 2026. Petenis Amerika Serikat itu mengumumkan mundur dari turnamen WTA 500 tersebut setelah menjalani rangkaian pertandingan padat pada hard-court swing Amerika Serikat.
Pegula seharusnya menjadi unggulan pertama di WTA 500 Singapore Tennis Open yang berlangsung pekan depan. Namun, semifinalis US Open 2026 itu memilih menarik diri karena merasa belum siap kembali bertanding dengan kondisi terbaiknya.
“Saya benar-benar kecewa karena harus mundur dari Singapore Tennis Open,” tulis Pegula dalam Instagram Story pada Selasa malam. “Setelah menjalani beberapa pekan yang panjang dan menguras fisik di US Open, saya merasa belum cukup siap untuk kembali ke lapangan dan bertanding pada level yang saya harapkan dari diri saya sendiri.
Baca Juga: Jannik Sinner Bidik Hat-Trick Gelar Vienna, Siap Kembali Usai Absen US Open
“Saya sebenarnya sangat menantikan bermain di Singapura dan berharap bisa kembali ke sana di masa mendatang” tulisnya dengan emoticon love.
Keputusan Jessica Pegula mundur dari Singapore Tennis Open tidak terlepas dari padatnya jadwal yang dia jalani dalam beberapa pekan terakhir. Pegula tampil di sejumlah turnamen penting sebelum mengakhiri kiprahnya di US Open.
Petenis yang kini menempati peringkat tiga dunia itu mencapai final di Washington, D.C. dan Cincinnati. Di antara dua turnamen tersebut, Pegula juga melaju hingga babak 16 besar di Toronto.
Baca Juga: Alexander Zverev Salip Jannik Sinner di Puncak Live Race Usai Juara US Open
Perjalanan panjang tersebut berlanjut ke US Open. Pegula kembali mencapai semifinal untuk tahun kedua secara beruntun.
Pegula Jalani Hard-Court Swing Padat
Sepanjang rangkaian American Hard-Court Swing, Pegula mencatatkan 15 kemenangan dari 19 pertandingan. Dalam periode tersebut, dia tampil konsisten di berbagai turnamen.
Secara keseluruhan, Pegula kini mengoleksi 50 kemenangan yang menjadi jumlah kemenangan terbanyak di WTA Tour musim ini.
Pencapaian tersebut membuat Pegula tetap berada dalam persaingan menuju WTA Finals. Dia saat ini menempati posisi ketiga dalam Race to the WTA Finals dengan koleksi 5.825 poin.
Namun, setelah menjalani periode yang begitu padat, Pegula memutuskan mengambil waktu untuk memulihkan kondisi sebelum kembali bertanding.
Singapore Tennis Open 2026 sejatinya menjadi bagian awal dari Asian Swing. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 27 September.
Baca Juga: Aryna Sabalenka Akui Elena Rybakina Lebih Baik di Final US Open
Andreeva Jadi Unggulan Teratas
Dengan mundurnya Pegula, posisi unggulan pertama di WTA 500 Singapore Tennis Open kini beralih kepada Mirra Andreeva.
Petenis Rusia peringkat lima dunia tersebut akan memimpin daftar peserta turnamen berformat 28 pemain itu.
Selain Andreeva, Singapore Tennis Open juga akan diikuti sejumlah nama dari jajaran Top 20, termasuk Amanda Anisimova dan Alexandra Eala.
Baca Juga: Zverev Juara US Open, Gelar Grand Slam Kedua dalam Satu Musim
Beberapa nama lain yang masuk dalam daftar peserta adalah Maja Chwalinska, Elise Mertens, Barbora Krejcikova, dan Maria Sakkari.
Sementara itu, Jessica Pegula masih dijadwalkan tampil di China Open pada akhir bulan. Turnamen di Beijing tersebut menjadi turnamen WTA 1000 pertama dari dua ajang WTA 1000 yang digelar secara beruntun dalam kalender Asian Swing.
China Open dijadwalkan berlangsung mulai 30 September hingga 11 Oktober.
Setelah Singapore Tennis Open 2026 dan Korea Open yang berlangsung pada 21-27 September, rangkaian Asian Swing akan berlanjut ke Beijing.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : wtatennis.com