Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jembatan Penghubung Sukadana - Kuta Mandalika Putus

Administrator • Minggu, 15 Maret 2020 | 06:25 WIB
Photo
Photo

LOMBOK TENGAH-Separuh badan Jembatan Ngolang perbatasan Desa Kuta dan Desa Sukadana, Kecamatan Pujut Lombok Tengah, terputus. Penyebabnya, karena hantaman arus air sungai. Peristiwa itu terjadi pukul 03.00 Wita, Sabtu (14/3). Satu unit mobil Kijang Inova dan tiga unit motor terperosok.


Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Kecuali, luka ringan dan luka berat. “Dari tiga unit motor itu, satu diantaranya sampai sekarang belum ditemukan,” cerita salah satu saksi mata Baharudin, warga Dusun Petiwung Desa Sukadana pada Lombok Post.


Pemilik motor, kata dia selamat, hanya mengalami luka ringan. Sedangkan, dua pemilik motor lainnya yaitu jenis Honda Scupy atas nama Dayu Agung, warga Desa Kawo mengalami luka berat di tangan dan kepala. Kemudian jenis Honda Supra X atas nama Babak, warga Desa Kawo juga mengalami luka ringan.


Motor berhasil di evakuasi. Begitu pula mobil Inova. Itu dikendarai Hapipin nomor polisi DR 1644 GZ. Dia selamat, tidak mengalami cedera. Mobilnya mencium aspal yang ambles. Dari cerita warga, saat kejadian lalu lintas kendaraan ramai. Itu setelah mereka mau berangkat bau nyale, atau menangkap cacing laut di Pantai Kuta dan Pantai Aan.


Sontak kerumunan warga berdatangan. “Kejadiannya pukul 04.00 Wita,” kata Baharudin. Atas kejadian itu, pihaknya berharap pemerintah provinsi dan pemkab segera memasang penerangan jalan umum (PJU).


Menurut dia, karena kondisi masih gelap, ditambah masih gerimis, pemilik-pemilik kendaraan tersebut tidak bisa melihat jembatan yang ambles. Mereka lolos saja. Kendaraan datang dari arah timur, menuju barat. “Ini sudah kesekian kalinya terjadi,” tambah Amaq Jamilah, di lokasi kejadian.


Seharusnya, pemerintah membangun jembatan dan akses jalan yang kuat. Aliran sungai di perlebar dan di perdalam lagi. Jika tidak, maka cepat atau lambat kejadian yang sama, akan terjadi lagi di kemudian hari.


Pantauan Lombok Post, arus lalu lintas kendaraan dari timur Desa Sukadana dan dari barat Desa Kuta, terganggu. Tidak bisa dilalui bus dan truk. Kecuali kendaraan roda empat dan motor. Itupun harus hati-hati, karena separuh badan jembatan ambles. Kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Loteng dan ITDC memasang rambu-rambu jalan.


Pengendara rata-rata menghentikan laju kendaraannya. Lalu melihat-lihat kondisi yang terjadi. Kemudian, mengambil foto dan ada pula yang sekedar bertanya-tanya. “Karena ini jalan provinsi, maka kami berkoordinasi dengan Dinas PUPR NTB,” cetus Sekretaris BPBD Loteng Sabardi Alam, di lokasi yang sama.


Secara kasat mata, dia melihat dasar pilar jembatan tidak terlalu dalam, terlihat keropos. Namun, secara teknis menjadi tanggung jawab Dinas PUPR NTB. “Kita berharap dalam waktu cepat diperbaiki,” ujar Sabardi.


Akses jalan itu, menjadi satu-satunya jalur yang dilalui wisatawan. Baik yang ingin ke Pantai Kuta, Pantai Aan, Pantai Awang dan Pantai Bumbang. Termasuk kendaraan proyek pembangunan sirkuit MotoGP. Sejak kejadian itu, kendaraan proyek memutar melewati jalur-jalur dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.


Dalam siaran pers Biro Humas dan Protokol Setda NTB. Gubernur NTB Zulkieflimansyah meminta Dinas PUPR NTB, guna mengatasi musibah yang terjadi. “Kita laksanakan prosedur darurat,” kata Kepala Dinas PUPR NTB H Azhar.


Bentuknya, dengan mengalihkan arus lalu lintas kendaraan. Salah satunya, menuju Dusun Pongos Desa Sukadana. “Tim survei sudah melakukan langkah perbaikan yang diperlukan sementara,” ujarnya.


Dia menekankan, sebagaimana arahan dan perintah gubernur, dan wakil gubernur, maka dinasnya memastikan akan memperbaiki jembatan putus dalam waktu singkat dan cepat, tidak perlu berlama-lama. Harapannya, lalu lintas kendaraan kembali normal. Apalagi, lokasinya berjarak 500 meter dari proyek pembangunan sirkuit MotoGP.


“Penanganan jangka panjang terhadap seluruh infrastruktur jalan dan jembatan, akibat bencana alam, kami pastikan mantap,” janji Azhar.(dss/r2)

Editor : Administrator
#MotoGP #Kuta Mandalika #Headline