LombokPost - Bintang AC Milan Rafael Leao bercerita soal awal kedatangannya ke klub merah hitam.
Pada musim 2018-2019 bersama Lille dia finis kedua di liga dan seharusnya bermain di Liga Champions tahun berikutnya.
Tapi kemudian ada yang memberi tahu sang pemain bahwa AC Milan menginginkannya.
Rafael Leao langsung berpikir kesepakatan akan selesai dalam beberapa hari, karena dia tak mungkin menolak AC Milan.
Tak berselang lama, Rafael Leao muda diberi tahu, seseorang ingin berbicara dengannya dalam sepuluh menit, dan orang itu adalah legenda AC Milan Paolo Maldini yang melakukan facetime dengannya.
Paolo Maldini yang kala itu adalah petinggi AC Milan bertanya kabarnya, lantas memberi tahu Rafael Leao bahwa mereka telah mengikuti sang pemain selama musim itu.
Paolo Maldini lantas bertanya apakah dia ingin menjadi bagian dari keluarga Rossoneri AC Milan.
"Dan saya langsung menuju penandatanganan kontrak," kenang Rafael Leao.
Dengan cepat kesepakatan dengan AC Milan terjadi, meski sejatinya Inter Milan lebih dulu berusaha mendekatinya.
"Inter menghubungi direktur olahraga Luis Campos dan mengatakan mereka tertarik. Saya tidak yakin, tetapi di masa lalu saya mengikuti dan mendengar tentang Milan dengan Maldini, Ronaldinho idola saya. Bukan Inter. Saya berkata: Saya akan bertahan satu tahun lagi," jawab Rafael Leao terkait pendekatan Inter Milan yang ditolaknya.
Selain Paolo Maldini, sosok lain yang jelas banyak berjasa dalam karir Rafael Leao di AC Milan adalah Zlatan Ibrahimovic.
Pemain yang menurut Rafael Leao banyak menuntut, bahkan terlalu banyak.
"Dalam sesi latihan, beberapa pemain muda dari tim Primavera datang untuk berlatih bersama kami dan dalam pertandingan latihan dia akhirnya ikut bermain bersama mereka, dan timnya kalah. Dia (Zlatan Ibrahimovic) pergi ke pelatih dan berkata, Ini terakhir kalinya para pemain muda ini datang untuk berlatih bersama kami," kenang Rafael Leao.
Namun baginya, tekanan Zlatan Ibrahimovic yang dia rasakan adalah tekanan positif.
"Anda harus belajar dengan orang-orang ini, karena jika mereka berbicara kepada Anda, itu karena mereka peduli kepada Anda. Saya menyukai itu. Ya, kami masih sering berbicara. Kami memiliki hubungan yang baik, ketika dia datang, dia bertanya tentang keluarga saya," imbuh salah satu topskor sementara AC Milan itu.
"Dia adalah seseorang yang telah banyak membantu saya, dia adalah seseorang yang ingin saya pertahankan dalam hidup saya bahkan di luar lapangan. Jika saya membutuhkan sesuatu, saya tahu dia ada di sana dan dia akan membantu saya," pungkas Rafael Leao. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic