LombokPost - Salah satu pimpinan Redaksi media kenamaan Spanyol angkat bicara soal pemain AC Milan Luka Modric.
Publik Spanyol umumnya tidak mengikuti perkembangan Luka Modric di AC Milan secara detail.
Jadi mereka hanya mengetahui apa yang dia lakukan atau bagaimana dia bermain berdasarkan hal-hal positif semisal encetak gol, memberi assist, atau ketika statistik pengatur tempo AC Milan itu keluar.
Menjadi masalah ketika musim ini di Real Madrid malah tampaknya kekurangan pemain jenius semisal Luka Modric dan Toni Kross.
Pertanyaan yang mengiringinya, mengapa dia tidak bisa bertahan satu musim lagi bersama Real Madrid? Mengapa membiarkannya pergi secara gratis ke AC Milan?
Melihat statistiknya saat ini, Luka Modric dianggap akan berguna bagi Real Madrid, terlebih dalam pertandingan yang lebih ketat dia bisa mengubah jalannya pertandingan dan tempo dengan sebuah umpan.
Luka Modric, terlepas dari usianya, bukanlah pemain yang buruk bagi tim mana pun, tidak terkecuali Real Madrid.
Jelang laga AC Milan vs Parma, pelatih AC Milan Massimiliano Allegri angkat bicara soal Luka Modric.
"Mari kita berharap dia terus seperti ini sampai akhir. Dia pemain yang luar biasa.Tidak ada kata-kata untuk menggambarkannya,saya sedikit emosional ketika berbicara tentang dia," tegasnya.
Baca Juga: Kondisi Terkini para Pemain AC Milan Jelang Laga Kontra Parma
Hingga kini Luka Modric sudah 24 tahun berturut-turut mencetak gol di level profesional, termasuk di AC Milan musim ini.
Umur boleh bertambah, tapi kelas dan konsistensi seorang Luka Modric tidak pernah menua.
Dari generasi ke generasi, dia tetap berdiri di level tertinggi, bukan cuma soal gol, tapi soal mentalitas, visi, dan kepemimpinan. (yuk/r6)