LombokPost - Asisten pelatih AC Milan Marco Landucci mengatakan, tentang gol Parma pihaknya percaya ada pelanggaran.
Namun pria yang mendampingi AC Milan dari pinggir lapangan karena menggantikan Massimiliano Allegri yang harus menjalani skorsing itu sadar tidak memiliki pengaruh atas keputusan wasit.
"Kami hanya perlu memikirkan apa yang perlu kami lakukan untuk meningkatkan permainan, dan kembali ke jalur yang benar. Tidak ada gunanya memikirkan keputusan wasit," ujarnya.
Baca Juga: Rekor AC Milan Terhenti di Tangan Parma Melalui Gol Kontroversial
Malam tersebut AC Milan meninggalkan San Siro dengan merasakan perasaan campur aduk.
Punggawa AC Milan sangat kecewa karena ingin mendapatkan 3 poin dan pada akhirnya tidak berhasil.
Dia mengingatkan, masih ada 12 pertandingan tersisa di musim ini, satu demi satu harus dihadapi AC Milan.
Baca Juga: AC Milan, Real Madrid, dan Luka Modric
Ada banyak pembicaraan tentang keputusan wasit di Serie A akhir-akhir ini, ketika dia berbicara dengan para pemain Parma, banyak dari mereka mengatakan bahwa gol itu pantas. Namun, pihak AC Milan percaya bahwa ada pelanggaran sebelumnya dan gol itu seharusnya tidak disahkan.
"Kami tidak memiliki kendali atas keputusan tersebut. Suka atau tidak, kami harus menerima keputusan wasit," imbuhnya lagi.
"Komentar lebih lanjut tentang masalah ini tidak ada gunanya, kami harus berusaha untuk kembali ke jalur yang benar dan fokus pada pertandingan berikutnya," tutupnya.
Baca Juga: Misi Wajib Menang AC Milan Kontra Parma
Dalam momen gol Parma melaluo sepakan pojok tersebut, tercipta dua momen aneh sekaligus bagi AC Milan.
Pertama, kiper AC Milan Mike Maignan tampak dihalang-halangi para pemain Parma, setidaknya dua orang yang membuat geraknya terbatas.
Kemudian prosesi gol sundulan yang tercipta bertumpu ke kepala pemain AC Milan, pemain Parma meloncat dan menekan kepala pemain lawannya.
Sehingga pihak AC Milan merasa aneh dengan disahkannya gol Parma, karena ada dua pelanggaran yang terjadi, tapi wasit mengabaikannya bahkan setelah melihat VAR.
Skema serupa pernah terjadi dari pihak AC Milan dalam pertandingan berbeda, dan gol AC Milan kala itu dibatalkan. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic