Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bantuan Beras Sasar 11.422 Penerima di Kota Bima

L
Penulis: Lombok Post Online❯

 

LAUNCHING: Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan melaunching beras bantuan pangan di Kelurahan Manggemaci, Kamis (4/12).
LAUNCHING: Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan melaunching beras bantuan pangan di Kelurahan Manggemaci, Kamis (4/12).

LombokPost - Pemkot Bima meluncurkan beras bantuan pangan di Kelurahan Manggemaci, Kamis (4/12). Program ini menyasar 11.422 warga Kota Bima.


Advertisement

Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan menjelaskan, penyaluran beras bantuan pangan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan rumah tangga.

Sekaligus mengurangi beban pengeluaran masyarakat, dan melindungi kelompok rentan dari ancaman kerawanan pangan.

Advertisement

“Program ini bukan sekadar penyerahan bantuan, tetapi ikhtiar bersama agar masyarakat Kota Bima tetap kuat, tangguh, dan berdaya,” jelas dia.

Feri meminta agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para penerima manfaat.

"Bantuan ini diharapkan mampu meringankan kebutuhan harian dan membantu keluarga menghadapi tantangan ekonomi," harap Feri.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima Gufran menyampaikan, tahun ini Kota Bima menerima alokasi bantuan pangan beras dan minyak goreng untuk 11.422 penerima. Jumlah ini meningkat 173 orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Jumlah bantuan yang disalurkan, yakni 228.440 ton beras untuk Oktober dan November. Setiap kepala keluarga menerima 20 kg dan 45.688 liter minyak goreng, dengan masing-masing keluarga memperoleh 4 liter.

"Berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sebanyak 41 kelurahan di Kota Bima menerima alokasi bantuan," jelasnya.

Adapun penerima CPP mencakup masyarakat yang mengalami kerawanan pangan akibat bencana atau keadaan darurat, rumah tangga miskin, masyarakat dengan keterbatasan pangan, lansia, penyandang disabilitas, dan janda.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dinas ESDM Catat Listrik Belum Menjangkau 2.346 Rumah Tangga di NTB

Dinas ESDM Catat Listrik Belum Menjangkau 2.346 Rumah Tangga di NTB

Rasio elektrifikasi NTB mencapai 99,88 persen, tetapi 2.346 rumah tangga masih belum menikmati akses listrik hingga Triwulan II 2026.

PEKKA Lobar Ubah Lahan Kosong Jadi Mesin Cuan

PEKKA Lobar Ubah Lahan Kosong Jadi Mesin Cuan

Kelompok Perempuan Kepala Rumah Tangga (PEKKA) Lombok Barat (Lobar) tidak lagi melihat lahan kosong sebagai ruang yang tidak menghasilkan.

Usai Temui Menteri LH, Pemkot Mataram Ungkap Strategi Bereskan Sampah

Usai Temui Menteri LH, Pemkot Mataram Ungkap Strategi Bereskan Sampah

DLH Mataram dorong pemilahan sampah rumah tangga untuk dukung pengelolaan berkelanjutan dan persiapan operasional TPST Kebon Talo.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer