Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pria di Bima Tewas Dibacok, Diduga Selingkuh dengan Istri Orang

M
Penulis: M Islamuddin❯

Korban Agusman saat dirawat di Puskesmas Sape, Kamis (1/1). Dia tewas dibacok usai dituduh selingkuh dengan istri salah satu pelaku.
Korban Agusman saat dirawat di Puskesmas Sape, Kamis (1/1). Dia tewas dibacok usai dituduh selingkuh dengan istri salah satu pelaku.


Advertisement

LombokPost - Pembunuhan terjadi di Desa Lamere, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Korban Agusman, 25 tahun, warga Desa Kowo, Kecamatan Sape tewas dibacok sekitar pukul 22.35 Wita, Rabu (31/12).

Pembunuhan diduga dilatarbelakangi motif asmara. Korban dituduh selingkuh dengan istri salah satu pelaku.

Informasi yang dihimpun Lombok Post, peristiwa berdarah di penghujung 2025 ini berawal saat korban dan temannya sedang berdiri di pinggir jalan di Desa Lamere. Tiba-tiba datang tiga pelaku Jofin, 25 tahun; Abdilah, 24 tahun; dan Monas, 26 tahun. Ketiga warga Buncu, Kecamatan Sape ini datang berboncengan menggunakan sepeda motor.

Begitu melihat korban Agusman, tanpa basa-basi ketiga langsung menyerang dan mengejar korban dengan menggunakan parang, kapak, dan bambu. Korban dibacok di bagian leher sebelah kiri dan tangan kiri. Setelah membacok korban, ketiganya melarikan diri. 

Korban yang sudah bersimbah darah dan tergelat di tanah langsung dibawa oleh teman-temannya ke Puskesmas Sape untuk penanganan medis. Namun setelah penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

Advertisement

Menurut informasi yang diterima Lombok Post, kasus pembacokan didasari rasa cemburu. Korban diduga berselingkuh dengan istri pelaku Abdilah.

Kapolsek Sape AKP Sirajuddin membenarkan insiden berdarah tersebut. Dia menjelaskan, kejadian bermula saat korban dan para pelaku berpapasan menggunakan sepeda motor di Desa Lamere. "Saat itu, korban diduga terlebih dahulu membacok  pelaku JO (Jofin) alias Mee hingga mengenai tangan kanan," kata kapolsek.

Pelaku Jofin bersama Mona membalas dengan mengeluarkan parang dan membacok korban hingga mengenai bagian leher. "Motif diduga dipicu oleh dendam pribadi akibat dugaan perselingkuhan antara korban dan istri salah satu pelaku," ungkap dia.

Beberapa jam pasca kejadian, polisi melakukan pengejaran terhadap ketiga pelaku. Hasilnya, polisi memperoleh informasi keberadaan pelaku Jofin dan Abdilah di Desa Buncu. Tim bergerak cepat dan menangkap keduanya sekitar pukul 01.10 Wita, Kamis (1/1).

Berselang beberapa menit, sekitar pukul 01.10 Wita, petugas kembali mendapatkan informasi mengenai keberadaan pelaku Monas di Dusun Nanga Pambu, Desa Buncu, dan langsung menangkapnya. "Ketiga pelaku sudah ditangkap dan sekarang diamankan di Polres Bima Kota," ungkap Sirajuddin.

Kapolsek menegaskan pihaknya akan menangani perkara ini secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. "Kami mengimbau masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak kepolisian dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri," imbau dia.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Polisi Tangkap Pencuri Motor NMAX dan Elpiji di Sape Bima

Polisi Tangkap Pencuri Motor NMAX dan Elpiji di Sape Bima

Tim Opsnal Polsek Sape mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Desa Buncu, Kecamatan Sape, Bima.

UNESCO Akui Bo’ Sangaji Kai, Gubernur Iqbal Dorong Warisan Sejarah Bima Masuk Kurikulum

UNESCO Akui Bo’ Sangaji Kai, Gubernur Iqbal Dorong Warisan Sejarah Bima Masuk Kurikulum

Bo’ Sangaji Kai, naskah Kesultanan Bima, diakui UNESCO dan didorong menjadi materi kurikulum pendidikan.

Anak di Bawah Umur Terlibat Curanmor di Bima

Anak di Bawah Umur Terlibat Curanmor di Bima

Personel Polsek Tambora mengamankan dua terduga pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer