Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Iran Kibarkan Bendera Merah, Simbol Balas Dendam Terhadap Israel

Galih Mega Putra S • Selasa, 17 Juni 2025 | 16:56 WIB
Iran kibarkan bendera merah usai serangan Israel. (ist)
Iran kibarkan bendera merah usai serangan Israel. (ist)

Lombokpost-Iran kembali menyita perhatian dunia internasional.

Kali ini, perhatian tertuju pada kibaran bendera merah di atas Masjid Jamkaran, Qom, tak lama setelah serangan mendadak dari Israel yang menghantam sejumlah fasilitas penting milik Iran.

Serangan yang disebut-sebut menyasar kompleks nuklir Natanz itu menewaskan beberapa tokoh penting militer dan ilmuwan, termasuk Komandan Garda Revolusi Iran (IRGC) Hossein Salami, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Mohammad Bagheri, serta seorang ilmuwan nuklir yang namanya dirahasiakan.

Baca Juga: Gegara Perang Iran vs Israel, 3 Negara Batal Tanding di Kejuaraan Anggar Asia 2025 Bali!

Kibaran bendera merah di kota suci Qom (sekitar 140 km dari Teheran) menjadi sorotan.

Dalam tradisi Syiah, bendera merah adalah simbol darah yang belum terbalas, pertanda kuat akan adanya aksi balasan atau balas dendam.

Meski bukan deklarasi perang, simbol ini diyakini sebagai pesan serius kepada Israel dan dunia internasional.

Ratusan warga Iran memadati kawasan sekitar masjid untuk melakukan aksi solidaritas.

Mereka meneriakkan slogan anti-Israel dan mengibarkan bendera nasional. Suasana emosional menyelimuti kota itu, menandakan duka sekaligus kemarahan rakyat Iran.

Baca Juga: Perang Iran Israel, Ketua DPR RI Minta Pemerintah Utamakan Keselamatan 573 WNI di Dua Negara yang Sedang Bertikai

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, secara tegas mengecam serangan tersebut.

Ia menyebut Israel sebagai “rezim zionis yang membuka tangan jahatnya untuk menebar kejahatan”, termasuk menyerang kawasan permukiman sipil.

Tak hanya itu, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi, juru bicara militer Iran, memperingatkan bahwa Israel akan membayar mahal atas aksi yang dinilai provokatif ini.

Di tengah situasi yang makin panas, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran juga turut bergerak cepat.

Dalam pernyataannya, KBRI mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di Iran untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga keselamatan diri, dan menyimpan dokumen penting di tempat yang aman.

Baca Juga: AS Diduga Tembak Rudal Iran demi Bela Israel, Pertahanan Udara Israel Jebol

Situasi di Iran terus berkembang. Dunia kini menanti bagaimana respons lanjutan dari Teheran, dan apakah kibaran bendera merah itu akan menjadi awal dari babak baru konflik di kawasan Timur Tengah. (*)

 

Editor : Pujo Nugroho
#nuklir #Israel #iran #perang