Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Trump Kesal, Negara Sekutu Tak Ada yang Membantunya Merebut Selat Hormuz dari Iran

Lalu Mohammad Zaenudin • Rabu, 18 Maret 2026 | 20:16 WIB

Tangkapan layar postingan Donald Trump di media sosialnya.
Tangkapan layar postingan Donald Trump di media sosialnya.

 

LombokPost — Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap negara-negara sekutu yang dinilai tidak mendukung langkah Washington dalam konflik melawan Iran.

Pernyataan itu disampaikan Trump di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait upaya membuka kembali jalur strategis Selat Hormuz yang terganggu akibat konflik.


Dalam unggahannya, Trump menyindir sikap negara-negara sekutu yang dianggap pasif.


“Saya bertanya-tanya apa yang akan terjadi jika kita ‘menghabisi’ apa yang tersisa dari negara teror Iran, dan membiarkan negara-negara yang memanfaatkannya, bukan kita, yang bertanggung jawab atas Selat itu,” ujar Trump.


Ia juga menegaskan bahwa langkah tersebut bisa menjadi tekanan bagi sekutu yang selama ini dianggap tidak responsif.


“Itu akan membuat beberapa ‘sekutu’ kita yang tidak responsif segera bergerak, dan cepat,” lanjutnya.


Pernyataan tersebut muncul setelah sejumlah negara sekutu, termasuk anggota NATO dan mitra Asia, menolak atau enggan terlibat langsung dalam operasi militer yang dipimpin Amerika Serikat di kawasan. 


Trump sebelumnya juga secara terbuka mengkritik sekutu-sekutunya karena tidak memberikan dukungan dalam upaya mengamankan Selat Hormuz—jalur vital yang mengalirkan sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.


Ketegangan meningkat setelah Iran memblokade jalur tersebut dan memicu lonjakan harga energi global, sekaligus memperdalam konflik antara AS, Israel, dan Iran. 


Sejumlah negara Eropa dan mitra lainnya memilih untuk tidak terlibat dalam operasi militer ofensif, dengan alasan menghindari eskalasi konflik yang lebih luas. 

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#Sekutu Amerika #selat hormuz #Geopolitik energi #Donald Trump #konflik iran