Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Balas Dendam, Iran Serang Lokasi Industri AS-Israel sebagai Balasan atas Serangan Infrastruktur  

Redaksi Lombok Post • Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:44 WIB

 

BERJAGA: Pasukan keamanan Israel mengepung sebuah tempat setelah serangan proyektil di selatan Tel Aviv pada Kamis (26/3). Konflik di Timur Tengah dipicu oleh serangan gabungan ASIsrael terhadap Iran.
BERJAGA: Pasukan keamanan Israel mengepung sebuah tempat setelah serangan proyektil di selatan Tel Aviv pada Kamis (26/3). Konflik di Timur Tengah dipicu oleh serangan gabungan ASIsrael terhadap Iran.
LombokPost--IRGC mengumumkan operasi rudal dan drone skala besar yang menargetkan industri berat milik musuh Amerika-Israel di wilayah pendudukan dan lokasi lain di kawasan tersebut.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah mengumumkan operasi rudal dan drone skala besar yang menargetkan industri berat milik musuh Amerika-Israel di wilayah pendudukan dan lokasi lain di seluruh kawasan.

Dalam sebuah pernyataan, Departemen Hubungan Masyarakat IRGC mengatakan operasi tersebut merupakan balasan atas serangan baru-baru ini terhadap industri non-militer Iran, sebagai bagian dari gelombang ke-85 Operasi Janji Sejati 4.

IRGC menggambarkan serangan tersebut sebagai penghormatan atas ketahanan rakyat Iran dan para pekerja industri negara itu.

 Baca Juga: IRGC Rilis Titik Target Serangan Baru di Kawasan Teluk, Berikut Bocoran Lokasinya

Menurut pernyataan tersebut, personel Angkatan Laut dan Angkatan Udara IRGC melakukan serangan rudal dan drone secara beruntun, menghancurkan sebagian dari beberapa fasilitas industri milik musuh agresor Amerika-Zionis di wilayah pendudukan dan di tempat lain.

Selama operasi tersebut, IRGC melaporkan bahwa angkatan udara musuh berupaya menargetkan platform peluncuran mereka menggunakan jet tempur dan drone. Ditambahkan bahwa unit pertahanan udara pasukan elit menembak jatuh pesawat strategis tak berawak MQ-9 Amerika di atas Shiraz.

Selain itu, sebuah jet tempur F-16 Amerika dihantam di Provinsi Fars selatan dan hancur sebelum mendarat di lapangan terbang di Arab Saudi.

 Baca Juga: Enam Kapal AS Hancur, IRGC Ungkap Operasi Teluk

IRGC menyatakan bahwa Komando Pusat AS telah mengakui serangan tersebut dan total kerusakan pada pesawat.

Pernyataan tersebut mengeluarkan peringatan langsung kepada para pemimpin Amerika, dengan mengatakan, “Kami telah memperingatkan para penguasa Amerika yang tidak bijaksana bahwa kami akan membalas serangan terhadap target industri. Serangan ini hanyalah peringatan. Jika industri diserang lagi, tanggapan kami selanjutnya akan melampaui imajinasi Anda.”

Pada hari ke-28 sejak dimulainya agresi AS-Israel terhadap negara tersebut, sebagian infrastruktur industri Iran mengalami kerusakan. Para pejabat Iran telah memperingatkan bahwa serangan tersebut akan dibalas dengan tanggapan tegas kepada musuh yang kriminal.

 

Amerika Serikat dan Israel melancarkan perang agresi tanpa provokasi terhadap Iran pada 28 Februari, membunuh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan beberapa komandan militer berpangkat tinggi meskipun ada negosiasi tidak langsung antara Teheran dan Washington mengenai program nuklir damai Iran.

 

Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran segera memulai operasi rudal dan drone yang kuat terhadap kepentingan AS di seluruh Asia Barat dan posisi Israel di wilayah pendudukan.

 

Editor : Redaksi Lombok Post
#Israel #amerika #IRGC #iran #Ayatollah Seyyed Ali Khamenei