Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada! Rupiah "Keok" Tembus Rp 16.550 Jelang Long Weekend

M
Penulis: Marthadi❯

Pegawai berada di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Pegawai berada di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
LombokPost - Bukannya kasih kabar gembira, pergerakan mata uang Garuda justru bikin ketar-ketir di tengah persiapan libur panjang.


Advertisement

Saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pamer otot dengan menguat, nasib Rupiah malah "babak belur" dihajar Dolar AS hingga nyungsep ke level yang bikin elus dada.

Kondisi ekonomi nasional sedang menunjukkan fenomena unik namun mengkhawatirkan bagi masyarakat luas menjelang masa liburan.

Dikutip dari JawaPos.com, pergerakan pasar keuangan mencatatkan rapor merah bagi nilai tukar mata uang kita di saat yang kurang tepat.

Advertisement

Berdasarkan data terbaru, Rupiah terpantau melemah hingga menyentuh angka Rp 16.550 per Dolar AS.

Ironisnya, pelemahan ini terjadi justru di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan tren positif, yakni menguat di level 6.869.

Kesenjangan antara performa saham dan nilai tukar ini menjadi sorotan tajam, terutama bagi masyarakat yang berencana memanfaatkan libur panjang untuk berwisata atau belanja barang kebutuhan.

Advertisement

Layar digital di Bursa Efek Indonesia (BEI) memang menunjukkan grafik hijau untuk IHSG, namun bagi masyarakat umum, angka Rp 16.550 per Dolar AS adalah alarm peringatan untuk lebih bijak mengatur pengeluaran.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Rupiah Tembus Rp 18.015 per Dolar AS, Terlemah Sepanjang Sejarah, Dunia Usaha Mulai Tertekan

Rupiah Tembus Rp 18.015 per Dolar AS, Terlemah Sepanjang Sejarah, Dunia Usaha Mulai Tertekan

Rupiah melemah hingga Rp18.015 per dolar AS, rekor terendah sepanjang sejarah. Biaya impor naik, dunia usaha mulai tertekan.

Pemerintah Bakal Tarik Pajak Digital Mulai 9 November, Sasar Bank hingga E-Commerce

Pemerintah Bakal Tarik Pajak Digital Mulai 9 November, Sasar Bank hingga E-Commerce

Pemerintah targetkan Rp1.500 triliun dari pajak ekonomi digital mulai 2026. Hashim Djojohadikusumo sebut ekonomi bayangan capai Rp10.000 T.

Rupiah Terancam Tembus Rp18.130, Ini Penyebab Utama Tekanannya

Rupiah Terancam Tembus Rp18.130, Ini Penyebab Utama Tekanannya

Rupiah diproyeksi tertekan hingga Rp18.130 per dolar AS hari ini. Harga minyak mentah dunia yang tembus USD 100 jadi pemicu utama pelemahan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer