
LombokPost - TREN kedai kopi kekinian juga menjamur di Kota Bima, NTB.
Salah satu tempat yang kini tengah mencuri perhatian namanya Kopinggir, kedai kopi di tepian persawahan.
Terletak tepat di belakang area Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bima, lapak ini cukup populer di kalangan ASN dan karyawan swasta sekitar.
Baca Juga: Rakib Petani Segala Anyar, Buktikan Pohon Kopi Bisa Tumbuh Subur di Lahan Tadah Hujan
Daya tariknya, sensasi menyeruput kopi dengan suguhan panorama hijau persawahan yang asri.
Berbeda dengan kafe bertema industrial yang tertutup, Kopinggir mengusung konsep ruang terbuka yang menyatu dengan alam.
Lokasinya yang berdekatan dengan hamparan sawah memberikan akses langsung bagi pengunjung untuk menikmati semilir angin di pagi dan sore hari.
Baca Juga: Kopi Sembalun Rasa Dunia! Rahasia Acibara Coffee Mataram Berani "Adu Rasa" dengan Biji Kolombia
Dibalik kesuksesan Kopinggir, ada sosok pemuda kreatif asal Kelurahan Paruga bernama Alif.
Owner muda yang masih lajang ini memulai perjalanan bisnisnya hampir setahun lalu.
Awalnya, Alif berjualan di malam hari di depan SDN 2 Paruga menggunakan lapak sederhana.
Melihat potensi pasar di kawasan perkantoran, Alif mengambil langkah berani dengan berpindah lokasi dan mengubah jam operasionalnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




