Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stok Rumah Subsidi NTB Semakin Menipis

F
Penulis: Ferial Ayu❯
ILUSTRASI: Salah satu perumahan subsidi yang sudah ditempati warga di Kabupaten Lombok Barat. (FERIAL/LOMBOK POST)
ILUSTRASI: Salah satu perumahan subsidi yang sudah ditempati warga di Kabupaten Lombok Barat. (FERIAL/LOMBOK POST)

Advertisement

LombokPost – Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di NTB diproyeksikan semakin kesulitan memiliki hunian laik.

DPD Real Estate Indonesia (REI) NTB memetakan, stok rumah bersubsidi kini terancam habis pada Agustus 2026. Terutama untuk kawasan strategis penyangga Kota Mataram.

Krisis pasokan rumah subsidi ini bukan disebabkan lesunya daya beli. Sebaliknya, saat permintaan pasar domestik sedang melonjak tajam. 

Advertisement

Para pengembang terkendala regulasi, yakni belum tuntasnya penetapan aturan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) atau Lahan Baku Sawah (LBS) dari pemerintah pusat.

Ketua DPD REI NTB Hery Athmaja membeberkan, ketidakpastian hukum terkait zonasi lahan ini membuat ruang gerak ekspansi pengembang tersendat.

Advertisement

Proyek perumahan yang mengandalkan konversi lahan sawah kini mandek, sembari menunggu ketukan palu dari Kementerian ATR/BPN.

 "Stok yang ada di lapangan sudah hampir habis. Hitungan kami, khusus untuk wilayah Mataram dan sekitarnya, Agustus ini sudah habis. Jadi konsumen kini tidak punya banyak pilihan selain berebut sisa stok yang ada sebelum benar-benar kosong," ujar Hery.

Demi menjaga kelangsungan bisnis dan menyelamatkan omzet, sebagian pengembang bergerak cepat mengubah haluan geografis proyek mereka.

Mengingat lahan sawah di Lombok terkunci regulasi ketat LBS, para pelaku usaha terpaksa mengalihkan investasi ke kawasan non-sawah.

Pilihan realistis saat ini, membidik lahan di pelosok Lombok hingga potensi pasar baru di Pulau Sumbawa dan Bima.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ratusan Sambungan Gratis Air Bersih Tuntas

Ratusan Sambungan Gratis Air Bersih Tuntas

PUPR Kota Mataram menuntaskan 208 sambungan air bersih gratis bagi MBR pada 2026, dengan anggaran Rp371,2 juta serta seleksi penerima!

PUPR Mataram Tuntaskan Sambungan Air Gratis untuk 208 Masyarakat Miskin

PUPR Mataram Tuntaskan Sambungan Air Gratis untuk 208 Masyarakat Miskin

program sambungan gratis air bersih bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebanyak 208 titik

Tunggakan PBB Tembus Rp 20 M, BKD Mataram Rencanakan Pemutihan untuk Warga Miskin

Tunggakan PBB Tembus Rp 20 M, BKD Mataram Rencanakan Pemutihan untuk Warga Miskin

memberikan solusi permanen atas akumulasi tunggakan PBB MBR yang kini menembus angka Rp 20 miliar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer