Dukung Swasembada Pangan, Bulog NTB Optimalkan Penyimpanan Beras dengan Metode Cocoon

LombokPost - Dalam rangka mendukung terwujudnya salah satu Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) NTB terus melakukan berbagai inovasi dalam pengelolaan dan penyimpanan cadangan pangan.
Salah satu upaya yang dilakukan pada tahun 2026 adalah penerapan metode penyimpanan hermetik (Cocoon) untuk komoditas beras di luar ruangan (outdoor).
Saat ini, Perum BULOG NTB telah mengoperasikan sebanyak dua unit Cocoon yang berlokasi di Kompleks Pergudangan Dasan Cermen, dengan total beras yang tersimpan mencapai 361 ton.
Penerapan metode penyimpanan hermetik ini menjadi salah satu solusi dalam mengoptimalkan kapasitas penyimpanan cadangan beras, khususnya ketika ketersediaan ruang di dalam gudang terbatas.
Dengan memanfaatkan area luar gudang, penyimpanan komoditas dapat dilakukan secara lebih fleksibel tanpa mengurangi perhatian terhadap kualitas dan keamanan stok pangan.
Keunggulan metode Cocoon terletak pada sistem penyimpanan kedap udara yang mampu menciptakan kondisi atmosfer terkendali dengan kadar oksigen di bawah 5 persen.
Kondisi tersebut dapat membantu mengendalikan perkembangan hama sehingga penyimpanan komoditas tidak memerlukan penggunaan bahan kimia atau zat aktif untuk pengendalian hama selama proses penyimpanan.
Area Manager UB-Jastasma NTB Danang Krisnantoko menyampaikan, penerapan metode penyimpanan hermetik (Cocoon) merupakan salah satu inovasi dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan cadangan beras.
“Melalui metode Cocoon ini, kami dapat mengoptimalkan kapasitas penyimpanan beras, khususnya dengan memanfaatkan area di luar gudang. Selain itu, sistem penyimpanan dengan kadar oksigen di bawah 5 ini diharapkan mampu menjaga kualitas beras dan mengendalikan perkembangan hama tanpa penggunaan bahan kimia atau zat aktif,” jelasnya.
“Dengan demikian, metode ini dapat menjadi salah satu alternatif solusi penyimpanan beras yang efektif dan efisien,” sambung Danang.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




