Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dukung Swasembada Pangan, Bulog NTB Optimalkan Penyimpanan Beras dengan Metode Cocoon

F
Penulis: Ferial Ayu❯
TINJAU: Pimwil Bulog NTB Mara Kamin Siregar (kiri) tengah menunjuk lokasi penyimpanan beras menggunakan metode hermetik atau Cocoon yang ada di gudang penyimpanan beras Bulog NTB di Dasan Cermen, Mataram, Jumat (6/11)
TINJAU: Pimwil Bulog NTB Mara Kamin Siregar (kiri) tengah menunjuk lokasi penyimpanan beras menggunakan metode hermetik atau Cocoon yang ada di gudang penyimpanan beras Bulog NTB di Dasan Cermen, Mataram, Jumat (6/11). (FERIAL/LOMBOK POST)

Advertisement

LombokPost - Dalam rangka mendukung terwujudnya salah satu Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) NTB terus melakukan berbagai inovasi dalam pengelolaan dan penyimpanan cadangan pangan.

Salah satu upaya yang dilakukan pada tahun 2026 adalah penerapan metode penyimpanan hermetik (Cocoon) untuk komoditas beras di luar ruangan (outdoor).

Saat ini, Perum BULOG NTB telah mengoperasikan sebanyak dua unit Cocoon yang berlokasi di Kompleks Pergudangan Dasan Cermen, dengan total beras yang tersimpan mencapai 361 ton.

Advertisement

Penerapan metode penyimpanan hermetik ini menjadi salah satu solusi dalam mengoptimalkan kapasitas penyimpanan cadangan beras, khususnya ketika ketersediaan ruang di dalam gudang terbatas.

Dengan memanfaatkan area luar gudang, penyimpanan komoditas dapat dilakukan secara lebih fleksibel tanpa mengurangi perhatian terhadap kualitas dan keamanan stok pangan.

Advertisement

Keunggulan metode Cocoon terletak pada sistem penyimpanan kedap udara yang mampu menciptakan kondisi atmosfer terkendali dengan kadar oksigen di bawah 5 persen.

Kondisi tersebut dapat membantu mengendalikan perkembangan hama sehingga penyimpanan komoditas tidak memerlukan penggunaan bahan kimia atau zat aktif untuk pengendalian hama selama proses penyimpanan.

Area Manager UB-Jastasma NTB Danang Krisnantoko menyampaikan, penerapan metode penyimpanan hermetik (Cocoon) merupakan salah satu inovasi dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan cadangan beras.

“Melalui metode Cocoon ini, kami dapat mengoptimalkan kapasitas penyimpanan beras, khususnya dengan memanfaatkan area di luar gudang. Selain itu, sistem penyimpanan dengan kadar oksigen di bawah 5  ini diharapkan mampu menjaga kualitas beras dan mengendalikan perkembangan hama tanpa penggunaan bahan kimia atau zat aktif,” jelasnya.

“Dengan demikian, metode ini dapat menjadi salah satu alternatif solusi penyimpanan beras yang efektif dan efisien,” sambung Danang.

Advertisement
Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Liputan
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Stok Beras NTB Tembus 270 Ribu Ton, Bulog Usulkan Pengiriman 25 Ribu Ton ke Luar Daerah

Stok Beras NTB Tembus 270 Ribu Ton, Bulog Usulkan Pengiriman 25 Ribu Ton ke Luar Daerah

Bulog NTB usulkan pengiriman 25 ribu ton beras ke luar daerah, sementara stok mencapai 270 ribu ton dan produksi padi tetap terjaga.

Perketat Distribusi Beras SPHP, Bulog NTB Bentuk Satgas Khusus, Mitra Nakal Bakal Langsung Dicoret

Perketat Distribusi Beras SPHP, Bulog NTB Bentuk Satgas Khusus, Mitra Nakal Bakal Langsung Dicoret

Perum BULOG memperketat pengawasan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui Satgas khusus penertiban pro

BULOG Serahkan Beasiswa Senilai Rp 253,4 Juta untuk 12 Anak Petani NTB

BULOG Serahkan Beasiswa Senilai Rp 253,4 Juta untuk 12 Anak Petani NTB

Perum BULOG melalui program BULOG Peduli Pintar menyalurkan beasiswa senilai Rp 253,24 juta kepada 12 mahasiswa anak petani asal NTB,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer