Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Banyak Diminati, Madu Sumbawa Sukses Tembus Pasar Nasional

Geumerie Ayu • Rabu, 16 Juli 2025 | 10:55 WIB
Madu Sumbawa sukses tembus pasar nasional
Madu Sumbawa sukses tembus pasar nasional

LombokPost – Kisah sukses datang dari Indriani Imlassyafitri, pemilik King Bee Honey, UMKM madu asal Kecamatan Lantung, Sumbawa.

Madu lokalnya kini tak hanya digemari di Sumbawa, tapi juga sukses menembus pasar luar daerah.

Berkat inovasi kemasan dan strategi merek yang tepat, madunya terjual dengan baik di pasaran.

Total penjualan madunya mencapai lebih dari 15.000 mililiter per hari.

Awalnya, madu King Bee hanya dikemas sederhana dalam botol air mineral komersial berukuran 600 mililiter.

Namun, pandangan Indriani berubah total setelah mengikuti kelas tatap muka di program Bale Berdaya.

Bale Berdaya merupakan sebuah kolaborasi inspiratif sejumlah pihak.

Produk madu UMKM King Bee Honey Kecamatan Lantung, Sumbawa, yang sukses tembus pasar nasional.
Produk madu UMKM King Bee Honey Kecamatan Lantung, Sumbawa, yang sukses tembus pasar nasional.

Melalui program ini, Indriani menyadari betapa krusialnya kemasan dan cerita merek dalam menarik perhatian konsumen.

 “Selama pelatihan, saya diajarkan cara membuat cerita merek untuk usaha madu dan mendesain kemasan agar lebih menarik perhatian konsumen,” ungkap Indriani.

Diakuinya, program Bale Berdaya benar-benar menjadi katalisator bagi kemajuan King Bee Honey.

Dari kemasan sederhana, Indriani kini berani berinovasi dengan menghadirkan berbagai ukuran yang lebih menarik.

Di antaranya, kemasan 150 mililiter, 250 mililiter, dan 500 mililiter.

Menariknya, kemasan 500 mililiter kini menjadi primadona di pasaran.

"Hasilnya, saya dapat menjual lebih dari 15.000 mililiter madu per hari, bahkan sampai ke luar Sumbawa,” bebernya.

Ke depan, Indriani berkomitmen untuk terus menerapkan ilmu yang didapatnya.

Dirinya mengoptimalkan penjualan, pemasaran, dan promosi.

“Selain itu, saya juga akan meningkatkan keterampilan, berinovasi dalam produk, dan mempersiapkan peningkatan bahan baku menghadapi musim hujan,” imbuhnya.

King Bee Honey lahir dari kecintaan pada alam dan keinginan untuk melestarikan warisan Hutan Lantung.

Madu ini dihasilkan oleh lebah-lebah liar yang hidup di hutan alami.

Setiap tetes madu mencerminkan keindahan dan kekayaan alam tropis Lantung yang masih terjaga.

Pihaknya menyediakan madu hutan yang 100 persen alami, murni, dan tanpa campuran bahan lain.

Madu ini diambil langsung dari hutan dengan metode yang berkelanjutan, menjaga keseimbangan alam dan melindungi habitat lebah liar.

“Kami menawarkan madu hutan alami yang diambil langsung dari hutan tropis di Lantung,” terangnya.

Madu ini dihasilkan oleh lebah liar yang mengumpulkan nektar dari bunga-bunga liar di alam bebas.

Madu ini dipanen dengan cara tradisional, mendukung kelestarian hutan, serta menjaga ekosistem lebah dan flora liar.

Pihaknya bekerja langsung dengan masyarakat adat di pedalaman hutan yang memanen madu dengan cara tradisional.

King Bee Honey tidak hanya menjual madu, tetapi juga menyampaikan nilai-nilai penting tentang kesehatan, keaslian, dan pelestarian alam.

“Konsumen yang peduli pada kualitas dan lingkungan akan merasa lebih terhubung dengan produk ini, karena setiap tetes madu yang mereka beli memiliki makna lebih dalam bagi kesejahteraan manusia dan alam,” tandasnya. (fer/r6)

 

Editor : Jelo Sangaji
#sukses #nasional #pasar #madu #Sumbawa