LombokPost-Perseroan Terbatas Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Mataram terus berkomitmen meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satu program yang sudah menjadi wujud nyata adalah melalui pemberdayaan perempuan prasejahtera.
Salah satunya adalah nasabah PNM Mekar Muliani. Kisahnya sangat menginpirasi.
Merintis dari bawah, kini ibu yang menggeluti usaha kerajinan rotan dan ketak khas Lombok semakin berkembang. "Usaha yang saya rintis ini juga tidak terlepas dari program PNM Mekar," kata Muliani.
Sokongan modal dan pendampingan usaha yang dilakukan PNM Mekar dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga Muliani. Usahanya terus berkembang, bahkan kini merambah pasar Internasional.
"Meski modal yang terbatas, namun dengan pendampingan dari PNM bisa memberikan banyak manfaat," kata dia.
Tidak hanya berbicara finansial. Meski yang dibuatnya produk lokal khas Lombok, namun berkat PNM dia dapat memperluas pasar hasil karyanya.
"Produk saya pernah tampil di pameran internasional di Jepang," ungkapnya.
Dari pengalaman itu Muliani terus belajar banyak hal. Kini dirinya semakin percaya diri untuk terus maju.
"Harapan saya, usaha ini juga bisa membawa manfaat bagi ibu-ibu lain,” harap Muliani.
Pemimpin Cabang PNM Mataram, Zulkarnain Nurdin mengapresiasi semangat Muliani. “PNM tidak hanya hadir memberikan modal, tetapi juga mendampingi dan membuka akses bagi para nasabah agar bisa tumbuh bersama," kata Zulkarnain.
Kisah Muliani membuktikan dengan semangat dan gotong royong, usaha kecil bisa menjadi pintu rezeki yang lebih luas. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh nasabah.
Baca Juga: PPP NTB Solid Dukung Mardiono Jadi Ketum PPP 2025-2030
"Upaya yang dilakukan Muliani dapat menjadi gambaran nasabah lain agar memiliki semangat yang sama. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan," harapnya.
Dia menilai, Muliani tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga memberdayakan perempuan lain di sekitarnya.
"Dengan melibatkan ibu-ibu di desa, ia berbagi keterampilan anyaman sehingga lebih banyak perempuan bisa memperoleh tambahan penghasilan," kata dia.
Filosofi yang dipegangnya sejalan dengan nilai PNM. Yaitu, tumbuh bersama, peduli sesama, dan menginspirasi. "Melalui gotong royong, karya anyaman mereka kini semakin diminati pasar," tegasnya.
Editor : Akbar Sirinawa