LombokPost - Era kendaraan listrik (EV) di Indonesia memasuki babak baru yang kian progresif. Di tengah momentum Ramadan 2026, BYD Indonesia memamerkan taringnya dengan memperkenalkan dua terobosan teknologi global: Blade Battery Generasi Kedua dan FLASH Charging.
Teknologi ini diklaim menjadi jawaban telak atas kekhawatiran masyarakat mengenai jarak tempuh dan lamanya waktu pengisian daya mobil listrik.
Tak hanya soal teknologi, BYD juga membuktikan dominasinya dengan menguasai hampir separuh pangsa pasar EV nasional lewat penjualan lebih dari 10.000 unit di awal tahun ini.
Blade Battery Gen-2: Sekali Cas Tembus 1.000 KM
Inovasi paling mutakhir adalah Blade Battery Generasi Kedua. Baterai ini memiliki kepadatan energi 5 persen lebih tinggi dari pendahulunya, yang memungkinkan kendaraan menempuh jarak fantastis hingga lebih dari 1.000 kilometer dalam satu kali pengisian penuh.
Keamanan tetap menjadi prioritas utama dengan filosofi “Safety is the ultimate luxury”. Baterai ini telah lolos uji ekstrem, mulai dari uji tusuk paku (nail penetration) hingga benturan bawah mobil dengan kekuatan sepuluh kali lipat standar keamanan nasional China.
Baca Juga: Mengenal BYD, Sang Pionir Energi Baru yang Berambisi Mendinginkan Bumi Lewat Teknologi Mutakhir
Teknologi FLASH Charging: Cas 5 Menit untuk 70 Persen Daya
BYD juga memperkenalkan FLASH Charging, sistem pengisian daya super cepat dengan daya hingga 1.500 kW. Teknologi ini memungkinkan pengisian daya dari 10 persen ke 70 persen hanya dalam waktu 5 menit.
Bahkan dalam kondisi suhu ekstrem hingga -30°C, proses pengisian hanya memakan waktu sekitar 12 menit. Inovasi ini didukung oleh desain Zero Gravity pada stasiun pengisiannya yang membuat proses colok kabel menjadi lebih ringan dan ergonomis bagi pengguna.
Posko Mudik Strategis di Jalur Trans Jawa
Menyambut Idulfitri 1447 H, BYD Indonesia memastikan para "Sahabat EV" bisa mudik dengan tenang.
Mulai 13 Maret 2026, BYD akan mengoperasikan Posko Mudik di enam titik strategis sepanjang jalur utama Trans Jawa.
"Tahun ini kami memperluas kehadiran Posko Mudik untuk memberikan rasa nyaman bagi pengguna, didukung oleh jaringan dealer siaga yang tetap beroperasi selama periode mudik," ujar Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia.
Selain posko, jaringan dealer resmi BYD akan bersiaga selama 24 jam penuh pada periode 19-23 Maret 2026.
Hal ini membuktikan bahwa ekosistem EV di Indonesia sudah sangat siap, tidak hanya untuk penggunaan dalam kota, tapi juga untuk perjalanan jarak jauh melintasi provinsi.
Ekspansi Global dan Lokal
Hingga saat ini, BYD telah memiliki 82 outlet di 47 kota di Indonesia. Secara global, raksasa teknologi ini berencana membangun 20.000 stasiun FLASH Charging hingga akhir tahun 2026. Dengan integrasi antara sistem energi dan kendaraan yang semakin matang, BYD optimis memimpin transisi energi hijau di tanah air.
Editor : Kimda Farida