Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fraksi PAN Desak Evaluasi Kepala OPD Lambat

N
Penulis: Nurul Hidayati❯
RAPAT: DPRD Lobar saat melakukan pembahasan KUA PPAS TA 2027 di ruang sidang, Senin (29/8). (NURUL/LOMBOK POST)
RAPAT: DPRD Lobar saat melakukan pembahasan KUA PPAS TA 2027 di ruang sidang, Senin (31/8). (NURUL/LOMBOK POST)

Advertisement

LombokPost - Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Lombok Barat memberikan teguran keras kepada pemkab.

Mereka meminta evaluasi total hingga pergantian kepala OPD yang dinilai lambat mengeksekusi program Pokok Pikiran (Pokir) dewan.

Teguran tersebut disampaikan Anggota DPRD Lobar Fraksi PAN Munawir Haris, dalam rapat paripurna.

Ia menyoroti kekhawatiran berlebih jajaran OPD dalam merealisasikan program kemasyarakatan pada APBD 2026.

Mulai dari penataan jalan lingkungan hingga bantuan armada roda tiga untuk koperasi.

Advertisement

”Kami minta perjelas ketidaksanggupan OPD dalam pelaksanaan kegiatan APBD 2026,” tegas pria yang akrab disapa Cawing ini.

Ia menegaskan keterbatasan waktu atau alasan perencanaan tidak boleh lagi jadi penghambat.

Sepanjang usulan masyarakat tepat sasaran dan tidak fiktif, OPD tidak perlu takut mengeksekusi anggaran.

”Hasil diskusi kami dengan BPK, BPKP, hingga APH menegaskan sepanjang usulan masyarakat tidak fiktif dan tepat penerima manfaatnya, tidak perlu takut mengeksekusi. Jika OPD tidak mau atau tidak mampu bekerja, ganti saja,” cetusnya.

Menanggapi desakan rotasi pejabat tersebut, Wabup Lobar Nurul Adha angkat bicara.

Advertisement
Editor : Redaksi Lombok Post Online
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Penyidik Periksa Saksi Tambahan Kasus Korupsi Pengadaan Alsintan Pokir DPRD Sumbawa Barat

Penyidik Periksa Saksi Tambahan Kasus Korupsi Pengadaan Alsintan Pokir DPRD Sumbawa Barat

Penyidik Kejari Sumbawa Barat sudah ekspose bersama auditor terkait dugaan korupsi pengadaan alat mesin pertanian (Alsintan) dari dana Pokir

Rujukan Arahan KPK, Wali Kota Mataram dan DPRD Perkuat Koordinasi Pengelolaan Anggaran Daerah

Rujukan Arahan KPK, Wali Kota Mataram dan DPRD Perkuat Koordinasi Pengelolaan Anggaran Daerah

hasil evaluasi KPK—yang mengupas tuntas aspek administrasi, regulasi, hingga pelaksanaan di lapangan—harus menjadi rujukan utama bagi ekseku

Rekomendasi KPK Pengaruhi Realisasi Belanja APBD 2026 Pemprov NTB

Rekomendasi KPK Pengaruhi Realisasi Belanja APBD 2026 Pemprov NTB

Realisasi belanja APBD NTB mencapai 64,38 persen hingga 23 Oktober 2026, dipengaruhi penyesuaian kegiatan dan tindak lanjut rekomendasi KPK.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer