Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Digital Detox Tak Harus Hapus Akun Media Sosial

J
Penulis: Jay❯
Akademisi FEB Unram Abdurrahman
Akademisi FEB Unram Abdurrahman

Advertisement

 

LombokPost- Selalu online, cepat membalas pesan, dan mengikuti tren media sosial seolah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat saat ini. Namun, dibalik kemudahan komunikasi digital, muncul tekanan untuk terus terhubung. Akibatnya, waktu istirahat hingga interaksi di dunia nyata berpotensi terganggu.

Fenomena ini membuat digital detox semakin relevan. Istilah tersebut merujuk pada upaya mengambil jeda dari penggunaan teknologi digital untuk mengembalikan kendali atas waktu dan perhatian. Bukan berarti harus menghapus akun media sosial atau menjauhi ponsel sepenuhnya. Digital detox justru mengajak seseorang menggunakan teknologi secara lebih sadar dan terukur.

Advertisement

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mataram Abdurrahman menilai, digital detox bukan sekadar tren gaya hidup. Fenomena ini mencerminkan upaya mengambil kembali kendali atas waktu, perhatian, dan kehidupan pribadi ditengah budaya digital yang menuntut setiap orang selalu terhubung.

Teknologi memang menawarkan banyak manfaat. Namun, ketika setiap waktu luang diisi dengan memeriksa notifikasi dan setiap jeda berubah menjadi waktu menatap layar, muncul pertanyaan mendasar. Siapa yang sebenarnya mengendalikan ritme kehidupan kita?

Advertisement

 

Tekanan Media Sosial

 

Dalam budaya digital, kehadiran seseorang kerap diukur melalui aktivitas didunia maya. Mulai unggahan, story, komentar, jumlah respons, status aktif, hingga kecepatan membalas pesan. Bagi sebagian anak muda, media sosial bukan hanya sarana komunikasi. Platform digital juga menjadi ruang untuk membangun identitas, mencari pengakuan, menjaga hubungan sosial, dan mengikuti tren.

Masalah muncul ketika aktivitas tersebut berkembang menjadi tekanan untuk terus hadir dan terlihat. Tidak mengunggah sesuatu bisa menimbulkan perasaan tertinggal. Sementara itu, melihat kehidupan orang lain yang tampak selalu menarik dapat memicu perbandingan sosial yang melelahkan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ponsel Gratis dan Rekening Digital: Strategi Baru Pemerintah

Ponsel Gratis dan Rekening Digital: Strategi Baru Pemerintah

Pemerintah berencana bagi-bagi ponsel dan rekening digital gratis bagi WNI unbanked untuk tekan ekonomi abu-abu. Simak skema lengkapnya.

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Pemda KSB Andalkan Layanan Digital Terintegrasi

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Pemda KSB Andalkan Layanan Digital Terintegrasi

Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Hanipa Musyafirin memaparkan pelayanan keterbukaan informasi publik Pemda KSB tahun 2026

Indonesia Dorong Aturan Royalti Digital Global, Karya Jurnalistik dan AI Ikut Disorot

Indonesia Dorong Aturan Royalti Digital Global, Karya Jurnalistik dan AI Ikut Disorot

Indonesia mendorong tata kelola royalti digital global melalui forum di Bali, termasuk pelindungan karya jurnalistik yang dimanfaatkan platf

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer