Ponsel Gratis dan Rekening Digital: Strategi Baru Pemerintah


LombokPost - Pemerintah menyiapkan strategi baru untuk memacu inklusi keuangan sekaligus memperluas penerimaan negara. Langkah tersebut akan diwujudkan lewat pembagian telepon seluler pintar atau smartphone secara gratis, lengkap dengan rekening perbankan digital bagi masyarakat.
Rencana tersebut diproyeksikan menyasar seluruh warga negara Indonesia (WNI) berusia 17 tahun ke atas yang belum tersentuh layanan perbankan (unbanked). Lewat skema ini, aliran bantuan sosial (bansos) ke depan tidak lagi diserahkan secara tunai, melainkan ditransfer langsung ke rekening ponsel masing-masing penerima.
Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, membeberkan arah kebijakan ini saat berbicara dalam forum Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 pada Selasa (13/10/2026). Ia menekankan bahwa pencatatan digital menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan potensi ekonomi yang selama ini belum terjangkau sistem formal.
"Setiap warga negara akan diberikan ponsel dengan rekening digital, semua dana akan ada di sana, akan dikirim ke rekening masing-masing, dan di sinilah pemerintah berharap untuk mendapatkan lebih banyak pendapatan," kata Hashim.
Menurut adik kandung Presiden Prabowo Subianto ini, transformasi digital pada penyaluran bansos bakal membuka peta aktivitas ekonomi masyarakat secara lebih transparan. Aktivitas transaksi yang terekam sistem perbankan diyakini mampu mendongkrak penerimaan negara secara berkelanjutan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




