Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mulai Desember, Bayar Layanan Puskesmas di Mataram Cukup Scan QRIS!

Lalu Mohammad Zaenudin
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram Emirald Isfihan jelaskan CKG Pelajar
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram Emirald Isfihan jelaskan CKG Pelajar

 


Advertisement


LombokPost
 – Warga Kota Mataram tak lama lagi bisa membayar layanan puskesmas tanpa uang tunai. Dinas Kesehatan Kota Mataram akan menerapkan sistem pembayaran QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di seluruh puskesmas mulai Desember 2025.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr. H. Emirald Isfihan, MARS., MH., CMC., FISQua, mengatakan sistem ini merupakan bagian dari langkah modernisasi pelayanan publik. “Dengan sistem digital, setiap transaksi tercatat otomatis dan dapat dipantau secara real-time,” ujarnya, Selasa (11/11).

Advertisement

 

Menurut Emirald, penerapan QRIS akan memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan di fasilitas layanan dasar. “Ini akan meminimalkan potensi kesalahan dan memastikan seluruh penerimaan masuk langsung ke kas daerah,” tegasnya.

Ia menjelaskan, program ini juga mendukung kebijakan nasional memperluas transaksi keuangan digital di sektor publik. “Selain meningkatkan kepercayaan masyarakat, sistem ini mendorong budaya pembayaran nontunai di layanan kesehatan,” katanya.

Advertisement

 

Inovasi ini sejalan dengan visi Kota Mataram sebagai kota pelayanan publik modern dan responsif. “Kami ingin masyarakat merasakan pelayanan yang cepat, ramah, dan berbasis teknologi,” tambah Emirald.

 

dr. Emirald menegaskan, digitalisasi bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan untuk meningkatkan mutu pelayanan publik. “Kami ingin puskesmas menjadi contoh layanan kesehatan yang efisien dan terpercaya di era digital,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Mataram Baiq Ida Dini menjelaskan, pelaksanaan QRIS akan dilakukan serentak di seluruh puskesmas pada Desember mendatang. “Infrastruktur pendukung dan pelatihan petugas sudah kami siapkan agar transisi berjalan lancar,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, sistem QRIS memudahkan masyarakat dalam membayar layanan kesehatan. “Cukup pindai kode QR melalui aplikasi perbankan atau dompet digital, transaksi langsung tercatat tanpa perlu uang tunai,” jelasnya.

 

Selain efisien, penerapan sistem ini juga menekan risiko kesalahan pencatatan atau penyimpangan. “Dengan QRIS, tidak ada lagi pembayaran yang tidak tercatat. Semua transparan dan bisa diaudit kapan saja,” tambahnya.

Baiq Ida menuturkan, keunggulan lain sistem digital ini adalah menghindarkan masyarakat dan petugas dari risiko uang palsu. “Karena transaksi dilakukan secara digital, otomatis lebih aman dan higienis,” katanya.

 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Diarpus Mataram Resmi Gelar Wisata Arsip 'JARI SOLAH', Ajak Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya Daerah

Diarpus Mataram Resmi Gelar Wisata Arsip 'JARI SOLAH', Ajak Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya Daerah

Diarpus Kota Mataram resmi menggelar kegiatan Wisata Arsip bertajuk “JARI SOLAH” (Jelajah Arsip Siswa/i Sekolah) pada Rabu (4/11/2026).

PKL Hingga Parkir Liar Disorot, Wali Kota Disarankan Benahi Taman Udayana

PKL Hingga Parkir Liar Disorot, Wali Kota Disarankan Benahi Taman Udayana

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram diminta lebih tegas dalam menangani berbagai persoalan sosial dan keamanan yang muncul di tengah masyarakat

KKP Bekali Ratusan Peserta untuk Perkuat Program KNMP 2027 di NTB

KKP Bekali Ratusan Peserta untuk Perkuat Program KNMP 2027 di NTB

Program pelaksanaan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2027 mulai disiapkan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI memberikan pe

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer