Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mataram Melesat! Dari Pratama ke Madya di UHC Award Nasional 2026

Lalu Mohammad Zaenudin
Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman menerima penghargaan UHC Award disampingi Kadikes Mataram dr Emirald Isfihan.
Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman menerima penghargaan UHC Award disampingi Kadikes Mataram dr Emirald Isfihan.

 


Advertisement

LombokPost — Pemerintah Kota Mataram kembali menorehkan capaian di bidang pembangunan kesehatan. Tahun 2026 ini, Kota Mataram resmi menerima Penganugerahan Universal Health Coverage (UHC) Award kategori Madya, setelah sebelumnya berada pada kategori Pratama di tahun 2025.

Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman, menyebut capaian tersebut sebagai hasil dari komitmen berkelanjutan pemerintah daerah dalam memastikan seluruh warga memperoleh perlindungan jaminan kesehatan. "Penghargaan ini adalah bukti bahwa Pemerintah Kota Mataram terus konsisten menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif. Kami ingin memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan jaminan kesehatan,” ujar TGH Mujiburrahman, Senin (27/1/2026)

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat kepada Wakil Wali Kota Mataram dalam seremoni nasional yang berlangsung di JIEXPO Jakarta.

Advertisement

Kenaikan status dari Pratama ke Madya menandai peningkatan signifikan cakupan jaminan kesehatan di Kota Mataram. Kategori Madya diberikan kepada kabupaten/kota yang memiliki cakupan kepesertaan jaminan kesehatan minimal 98 persen, dengan tingkat keaktifan peserta sedikitnya 85 persen.

Mujib menegaskan, pembangunan sektor kesehatan akan tetap menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia dan daya saing kota.

“Ketika warganya sehat, maka kotanya akan semakin kuat. Inilah semangat yang terus kami pegang,” tegasnya.

Advertisement

Secara kuantitatif, capaian Universal Health Coverage Kota Mataram pada tahun 2026 menunjukkan tingkat keaktifan peserta mencapai 88,08 persen dari seluruh segmen kepesertaan. Angka tersebut melampaui ambang batas minimal yang ditetapkan untuk kategori Madya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr. Emirald Isfihan, menyampaikan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan, hingga partisipasi masyarakat.

“Kunci dari capaian ini adalah kolaborasi. Semua pihak bergerak bersama menjaga keberlanjutan program UHC agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata dr. Emirald.

Ia juga menjelaskan, hingga 1 Januari 2026, jumlah peserta yang dicover langsung oleh Pemerintah Kota Mataram melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBPU PD Pemda) mencapai 86.239 jiwa.

“Untuk menjamin kepesertaan tersebut, Pemkot Mataram menyiapkan anggaran sebesar Rp36,04 miliar. Ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam melindungi kesehatan warganya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dr. Emirald menekankan capaian kategori Madya bukanlah titik akhir, melainkan pijakan menuju status UHC Utama di masa mendatang. “Kami akan terus memperkuat pendataan, meningkatkan keaktifan peserta, serta memastikan mutu layanan kesehatan semakin baik,” pungkasnya.

Dengan diraihnya UHC Award kategori Madya, Pemerintah Kota Mataram menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan sistem jaminan kesehatan yang adil, merata, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi “makin sehat warganya, makin kuat kotanya.”

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Diarpus Mataram Resmi Gelar Wisata Arsip 'JARI SOLAH', Ajak Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya Daerah

Diarpus Mataram Resmi Gelar Wisata Arsip 'JARI SOLAH', Ajak Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya Daerah

Diarpus Kota Mataram resmi menggelar kegiatan Wisata Arsip bertajuk “JARI SOLAH” (Jelajah Arsip Siswa/i Sekolah) pada Rabu (4/11/2026).

PKL Hingga Parkir Liar Disorot, Wali Kota Disarankan Benahi Taman Udayana

PKL Hingga Parkir Liar Disorot, Wali Kota Disarankan Benahi Taman Udayana

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram diminta lebih tegas dalam menangani berbagai persoalan sosial dan keamanan yang muncul di tengah masyarakat

KKP Bekali Ratusan Peserta untuk Perkuat Program KNMP 2027 di NTB

KKP Bekali Ratusan Peserta untuk Perkuat Program KNMP 2027 di NTB

Program pelaksanaan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2027 mulai disiapkan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI memberikan pe

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer