Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Program MBG Disetop, 4.500 Ibu Hamil dan Balita Terdampak

Lalu Mohammad Zaenudin
Dua orang anak sedang berlari di depan salah satu dapur MBG di Lotim.
Dua orang anak sedang berlari di depan salah satu dapur MBG.

Advertisement

 

LombokPost – Penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Mataram mulai menunjukkan dampak nyata. Ribuan kelompok rentan kini terdampak langsung akibat penutupan belasan dapur layanan.

 

Advertisement

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram mencatat, sekitar 4.500 sasaran dari kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) terdampak kebijakan tersebut.

 

“Jika jumlah dapur yang ditutup 15 dapur, dan satu dapur melayani 300 sasaran 3B, maka ada sekitar 4.500 sasaran 3B yang terdampak,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, Emirald Isfihan, Kamis (2/4).

Advertisement

 

Penghentian ini merupakan bagian dari langkah evaluasi yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan standar keamanan pangan dalam pelaksanaan program tersebut.

 

Menurut Emirald, keputusan tersebut bukan tanpa pertimbangan. Pemerintah memilih menahan distribusi sementara demi memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada masyarakat.

Advertisement
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : Antara
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Angka Stunting di NTB Naik Tipis, Konsistensi Intervensi Jadi Tantangan

Angka Stunting di NTB Naik Tipis, Konsistensi Intervensi Jadi Tantangan

Angka stunting NTB kembali meningkat setelah tren penurunan. Penguatan intervensi dan keterlibatan lintas sektor menjadi perhatian.

Diet Tak Harus Menyiksa, Konsistensi Lebih Penting

Diet Tak Harus Menyiksa, Konsistensi Lebih Penting

Dokter gizi mengingatkan diet ekstrem sulit dipertahankan dan berisiko mengganggu metabolisme, sehingga pola makan seimbang lebih dianjurkan

Dasan Geria Lingsar Tekan Angka Perkawinan Anak

Dasan Geria Lingsar Tekan Angka Perkawinan Anak

Tradisi dan ketakutan akan aib masih menjadi pemicu maraknya perkawinan anak di kawasan pedesaan. Pemdes Dasan Geria terus memutar otak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer