
LombokPost – Penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Mataram mulai menunjukkan dampak nyata. Ribuan kelompok rentan kini terdampak langsung akibat penutupan belasan dapur layanan.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram mencatat, sekitar 4.500 sasaran dari kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) terdampak kebijakan tersebut.
“Jika jumlah dapur yang ditutup 15 dapur, dan satu dapur melayani 300 sasaran 3B, maka ada sekitar 4.500 sasaran 3B yang terdampak,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, Emirald Isfihan, Kamis (2/4).
Penghentian ini merupakan bagian dari langkah evaluasi yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan standar keamanan pangan dalam pelaksanaan program tersebut.
Menurut Emirald, keputusan tersebut bukan tanpa pertimbangan. Pemerintah memilih menahan distribusi sementara demi memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada masyarakat.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





