Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

500 Santunan Kematian Mandek, Warga Mulai Bertanya

S
Penulis: Sanchia Vaneka❯
INGAT MATI: Keluarga yang sedang melakukan ziarah makam, beberapa waktu lalu.
INGAT MATI: Keluarga yang sedang melakukan ziarah makam, beberapa waktu lalu. (IVAN/LOMBOK POST)

Advertisement

 

LombokPost - Sebanyak 500 dokumen pengajuan santunan kematian warga hingga saat ini belum bisa dicairkan dan menumpuk di meja Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram. Mandeknya penyaluran dana santunan ini dipicu hasil evaluasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang mempersoalkan penempatan kode rekening anggaran program unggulan tersebut.

 

Advertisement

“Itu ada sekitar 500-an dokumen yang numpuk, kita dapat evaluasi dari Pemprov,” ungkap Kepala Dinas Sosial Kota Mataram Muzakkir Walad, Selasa (7/4). 

 

Ia mengatakan, ratusan berkas yang belum terbayar tersebut merupakan akumulasi pengajuan sejak tahun 2025 hingga Maret 2026. Meski anggaran sebesar Rp 700 juta telah tersedia, pihak Dinsos tidak berani melakukan eksekusi pembayaran sebelum ada kejelasan mengenai payung hukum yang disepakati oleh evaluator provinsi.

Advertisement

 

“Kami tidak berani eksekusi. Masalahnya bukan pada ketersediaan uang, tapi pada kode rekening Bansos yang dievaluasi oleh provinsi,” jelasnya.

 

Menurutnya, program santunan kematian sebesar Rp 500 ribu per ahli waris ini sebenarnya sudah berjalan stabil selama sepuluh tahun terakhir berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwal). Selama ini, skema bantuan sosial (bansos) yang direncanakan dianggap sudah tepat karena kegiatannya telah terprogram, meski waktu kematian warga tidak dapat diprediksi. 

Advertisement
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Diarpus Mataram Resmi Gelar Wisata Arsip 'JARI SOLAH', Ajak Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya Daerah

Diarpus Mataram Resmi Gelar Wisata Arsip 'JARI SOLAH', Ajak Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya Daerah

Diarpus Kota Mataram resmi menggelar kegiatan Wisata Arsip bertajuk “JARI SOLAH” (Jelajah Arsip Siswa/i Sekolah) pada Rabu (4/11/2026).

PKL Hingga Parkir Liar Disorot, Wali Kota Disarankan Benahi Taman Udayana

PKL Hingga Parkir Liar Disorot, Wali Kota Disarankan Benahi Taman Udayana

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram diminta lebih tegas dalam menangani berbagai persoalan sosial dan keamanan yang muncul di tengah masyarakat

KKP Bekali Ratusan Peserta untuk Perkuat Program KNMP 2027 di NTB

KKP Bekali Ratusan Peserta untuk Perkuat Program KNMP 2027 di NTB

Program pelaksanaan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2027 mulai disiapkan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI memberikan pe

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer