LombokPost – Modus distribusi rokok ilegal di Kota Mataram kini makin beragam. Satgas Pencegahan Peredaran Rokok Ilegal Kota Mataram menemukan barang-barang tersebut kerap masuk lewat rumah-rumah yang dijadikan titik pengambilan.
Anggota Satgas dari Satpol PP Sonya Margaretha, menyebut produk ilegal itu biasanya dikemas rapi menggunakan bubble wrap. “Ada rumah yang jadi titik pengambilan,” ungkapnya, Rabu (24/9).
Fenomena ini menandakan peredaran rokok ilegal tidak lagi hanya lewat kios atau toko. Distribusi sudah memanfaatkan jalur rumahan yang sulit terdeteksi.
“Kami harus cermat, karena pergerakan barang kini makin licin,” ujarnya.
Satgas bekerja sama dengan Bea Cukai, Dinas Perdagangan, dan aparat keamanan untuk memutus rantai distribusi.
“Kalau distribusi di rumah terungkap, jalur besar di belakangnya bisa ditelusuri,” tegasnya.
Ia memastikan, pengawasan tidak boleh kendur. “Kita harus pastikan semua celah distribusi bisa tertutup,” tambahnya.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin