Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jelang Ramadan, Balap Lari & Panco Remaja Marak di Cakranegara! Ini Titik Rawan yang Dipetakan

Lalu Mohammad Zaenudin • Rabu, 18 Februari 2026 | 17:43 WIB

Irfan Syafindra
Irfan Syafindra

 

LombokPost – Pemerintah Kecamatan Cakranegara memetakan sejumlah titik rawan aktivitas balap lari dan permainan panco di kalangan remaja menjelang bulan suci Ramadan. Fenomena tahunan ini dinilai berpotensi memicu konflik horizontal serta membahayakan pengguna jalan.

Camat Cakranegara Irfan Syafindra S. menegaskan, aktivitas tersebut kerap muncul setiap Ramadan dan melibatkan remaja usia belasan tahun, bahkan hingga tingkat SMP. Kegiatan biasanya berlangsung hingga dini hari bahkan menjelang subuh.

“Ini kegiatan anak-anak muda yang hampir tiap Ramadan muncul. Banyak yang masih usia SMP dan mereka bisa berkumpul sampai subuh. Ini yang jadi perhatian kami,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Berdasarkan pemantauan lapangan dan laporan masyarakat, sejumlah lokasi yang sering menjadi arena kegiatan antara lain kawasan Sayang-Sayang, sekitar Pasar Sayang-Sayang, Pasar Sindu, Jalan Umar Maya (Pasar Loak Cakra), serta Karang Tatah. Selain itu, aktivitas perang petasan juga dilaporkan terjadi di simpang Majeluk menjelang waktu subuh.

Menurut camat, potensi konflik meningkat karena sebagian peserta berasal dari luar wilayah Kota Mataram. Mereka datang berkelompok untuk bertanding maupun taruhan.

“Mereka berkumpul dan kadang ada taruhan. Ini yang berpotensi konflik,” jelasnya. 

Selain konflik antar kelompok, aktivitas balap lari di jalan umum juga dinilai membahayakan keselamatan masyarakat, terutama pengguna jalan yang melintas pada malam hingga dini hari.

“Kami khawatir tiba-tiba mereka balap lari di jalan lalu ada kendaraan lewat. Ini berisiko bagi pengguna jalan,” katanya.

Mengantisipasi hal tersebut, kecamatan bersama lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas akan memperkuat patroli rutin selama Ramadan. Koordinasi juga akan dilakukan dengan Polsek dan Koramil untuk pemetaan titik rawan serta penindakan di lapangan. 

“Kami akan koordinasi dengan Kapolsek dan Danramil untuk pemetaan dan patroli bersama. Tiga pilar kelurahan juga kita aktifkan,” tegasnya. 

Pendekatan yang dilakukan tidak hanya penertiban, tetapi juga pencegahan berbasis masyarakat. Kecamatan meminta orang tua meningkatkan pengawasan anak, serta memanfaatkan pengumuman di masjid saat salat tarawih dan subuh untuk mengingatkan remaja agar tidak keluar malam tanpa keperluan.

“Kami minta orang tua memantau anak-anaknya. Bahkan ada lurah yang membuat rekaman imbauan untuk diputar di masjid sampai subuh agar anak-anak tidak keluar,” ujarnya.

Fenomena ini disebut camat sebagai “kebiasaan musiman” yang justru ditunggu sebagian remaja setiap Ramadan. Karena itu, pengawasan akan diperkuat sejak awal puasa agar tidak berkembang menjadi konflik maupun gangguan ketertiban umum. 

“Ini sudah seperti tradisi yang ditunggu anak-anak. Karena itu kita antisipasi dari awal supaya tidak meresahkan masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#Titik rawan Cakra #Balap lari Cakranegara #Patroli tiga pilar #Panco remaja #Ramadan 1447 H