Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

887 KPM di Mataram Lulus dari Bantuan Sosial PKH

S
Penulis: Sanchia Vaneka❯

 

Photo
Photo

 


Advertisement

LombokPost – Upaya pengentasan kemiskinan di Kota Mataram menunjukkan hasil positif.

Ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Mataram dinyatakan graduasi atau lulus dari program bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), yang menjadi indikator nyata adanya peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.

Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram, Samsul Adnan, mengonfirmasi bahwa graduasi KPM Mataram ini murni didasari oleh peningkatan kesejahteraan kepala keluarga.

Advertisement

Berdasarkan data Dinsos Kota Mataram periode Januari hingga Oktober tahun ini, total KPM yang tidak lagi menerima bantuan PKH mencapai 887 Kepala Keluarga (KK).

Angka ini terbagi dalam dua kategori graduasi utama:

Graduasi ini terbagi menjadi dua kategori utama: sebanyak 513 KK mencapai graduasi mandiri atau murni karena kondisi ekonomi keluarga mereka sudah mapan, seringkali ditandai dengan adanya anggota keluarga yang bekerja sebagai ASN, TNI, atau pegawai swasta bergaji di atas UMR; sementara 374 KK lainnya lulus melalui Program Pendampingan Peningkatan Ekonomi Keluarga Sejahtera (PPSE) setelah usaha yang mereka rintis dengan bantuan modal sebesar Rp 5 juta dinilai berhasil berkembang setelah evaluasi satu tahun.

Advertisement

Baca Juga: Dinsos Mataram Targetkan 600 KPM Mandiri, Bansos Akan Lebih Tepat Sasaran

Kategori Graduasi mandiri atau murni mencakup 513 KK. Samsul Adnan menjelaskan bahwa hasil verifikasi dan validasi (verval) menunjukkan secara nyata bahwa kondisi ekonomi KPM yang bersangkutan sudah mapan atau sejahtera.

"Graduasi mandiri masuk dalam kelompok ini (setelah verval), ditemukan ekonominya sudah mapan. Bisa jadi karena ada anggota keluarga yang sudah bekerja menjadi TNI, ASN, atau pegawai swasta dengan gaji di atas UMR," terangnya.

Selain graduasi murni, lulus bantuan sosial Mataram juga dicapai melalui program Pendampingan Peningkatan Ekonomi Keluarga Sejahtera (PPSE), yang berhasil menggraduasi 374 KK.

Program PPSE menawarkan bantuan permodalan usaha sebesar Rp 5 juta kepada KPM. KPM yang menerima modal ini kemudian dievaluasi perkembangannya selama satu tahun.

“Bedanya, kalau PPSE mereka mendapatkan bantuan permodalan 5 juta. Kalau dalam proses evaluasi satu tahun usahanya berkembang, itu langsung dicoret sebagai penerima PKH,” paparnya.

Jika usaha tidak menunjukkan perkembangan, KPM tersebut akan tetap melanjutkan sebagai penerima PKH.

Angka 887 KK yang graduasi PKH Mataram hingga Oktober ini dinilai signifikan dari total penerima PKH sebelumnya yang berjumlah sekitar 22 ribu KK, menandakan efektivitas program dalam mendorong masyarakat keluar dari kondisi ekonomi rentan.

Advertisement
Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dinsos P3A Lobar Perketat Verifikasi Bantuan Sosial

Dinsos P3A Lobar Perketat Verifikasi Bantuan Sosial

Arief memastikan agar alokasi bantuan sosial pemerintah daerah tidak ada yang salah sasaran atau menyisakan warga miskin yang terlewatkan.

Perubahan Desil Bukan Ranah Dukcapil

Perubahan Desil Bukan Ranah Dukcapil

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lombok Timur menegaskan perubahan desil warga bukan menjadi kewenangan Dukcapil

Biometrik Hambat Tunanetra Tunggal Daftar Perlinsos

Biometrik Hambat Tunanetra Tunggal Daftar Perlinsos

Penyandang tunanetra yang hidup sendiri dalam satu kartu keluarga (KK) belum bisa didaftarkan melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer