
LombokPost - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir tepi jalan umum di Kota Mataram menyentuh angka Rp 5 miliar per Juni 2026 ini.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram saat ini bergerak cepat memperketat pengawasan operasional untuk mendongkrak capaian harian demi mengejar target realistis sebesar Rp 13 miliar berdasarkan peta potensi titik hingga akhir tahun nanti.
“Sudah capai Rp 5 miliar, kita berharap bisa Rp 10 miliar ke atas sampai akhir tahun nanti,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram Zulkarwin.
Zulkarwin mengungkapkan, performa perolehan retribusi hingga pertengahan tahun ini menunjukkan tren positif jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Sebagai gambaran, tren fluktuasi sempat terjadi pada triwulan kedua, di mana perolehan bulan April tahun ini mampu menembus angka Rp 900 juta rupiah, naik signifikan dari April tahun lalu yang mandek di angka Rp 800 juta rupiah. Namun memasuki bulan Mei, grafik sempat melorot akibat banyaknya hari libur nasional serta kendala cuaca ekstrem di lapangan.
“Saya sudah bilang ke teman-teman pertahankan ini, tapi memang di Mei itu banyak libur dan cuaca juga,” jelasnya.
Melihat kondisi tersebut, Zulkarwin menegaskan tidak ada alasan bagi para juru parkir (jukir) untuk melonggarkan setoran. Dishub telah menetapkan sistem penagihan ketat secara harian, di mana setiap kewajiban yang tidak terpenuhi akan langsung tercatat sebagai akumulasi piutang atau terutang di dalam sistem digital.
Baca Juga: Warga Mataram Siap-Siap! Tarif Parkir di RTH Udayana hingga Pantai Ampenan Segera Naik
Berdasarkan basis data pemetaan terbaru, target tahunan PAD retribusi parkir murni di daerah ini dipatok sebesar Rp 18,5 miiliar.
Meski demikian, kalkulasi riil berdasarkan hitungan 874 titik potensi aktif dan ketetapan per titik memproyeksikan angka realistis sebesar Rp 13 miliar.
Untuk memastikan target potensi Rp 13 miliar tersebut dapat terealisasi optimal dalam sisa waktu enam bulan ke depan, Dishub memaksimalkan peran Koordinator Lapangan (Korlap).
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




