Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kapolda NTB Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak

M
Penulis: Marthadi❯
Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja (dua dari kiri) menyampaikan imbauan kepada para orang tua saat konferensi pers pengungkapan kasus penganiayaan di Mapolresta Mataram, Kamis (29/10).
Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja (dua dari kiri) menyampaikan imbauan kepada para orang tua saat konferensi pers pengungkapan kasus penganiayaan di Mapolresta Mataram, Kamis (29/10).

Advertisement

 

LombokPost - Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja meminta orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap anak guna mencegah keterlibatan dalam tindak kriminal. Imbauan ini disampaikan saat konferensi pers pengungkapan kasus penganiayaan di Polresta Mataram, Kamis (29/10).

Peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam di kawasan Udayana beberapa hari lalu menjadi sorotan karena melibatkan pelaku dan korban yang masih berusia anak. Insiden ini mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia.

Advertisement

"Kami turut prihatin kepada para korban yang masih berstatus anak. Demikian pula terhadap para terduga yang sebagian besar usia anak. Ini tentu menjadi pukulan bagi kita sebagai orang tua," ujar Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja.

Kapolda menegaskan pentingnya komunikasi keluarga dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, perhatian sejak dini menjadi kunci utama untuk mencegah perilaku menyimpang dan kekerasan di jalanan.

Advertisement

Sementara itu, Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko menyatakan jajarannya akan memperkuat patroli di titik-titik rawan. Hal ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Terkait pelaku yang masih di bawah umur, Hendro memastikan proses hukum tetap berjalan profesional dengan memperhatikan hak-hak anak sesuai aturan perundang-undangan. "Kami akan proses perkara ini sesuai aturan yang berlaku dan profesional. Hak dan aturan yang berlaku kepada terduga berstatus anak tetap akan diutamakan," jelas Hendro.

Masyarakat diminta berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Warga diimbau untuk segera melapor ke layanan darurat 110 jika menemukan potensi gangguan keamanan atau tindak kriminal.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Didahului Pesta Arak dan Merasa Tertantang, Ini Motif Gangster Remaja Penyerang Gibran di Mataram

Didahului Pesta Arak dan Merasa Tertantang, Ini Motif Gangster Remaja Penyerang Gibran di Mataram

Polresta Mataram membeberkan motif di balik aksi penganiayaan berdarah yang menewaskan M. Gibran Anugrah Aditya (14) dan melukai dua temanny

Guru dan Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku Pembacokan Gibran

Guru dan Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku Pembacokan Gibran

Kepergian remaja yang menjadi korban kebringasan geng motor di kawasan Udayana ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga serta pihak sekola

Luka Tebasan di Kepala Sebabkan Kematian Batang Otak, Gibran Korban Pembacokan di Udayana Meninggal

Luka Tebasan di Kepala Sebabkan Kematian Batang Otak, Gibran Korban Pembacokan di Udayana Meninggal

Korban bernama M. Gibran menghembuskan napas terakhirnya setelah sempat mendapatkan perawatan medis intensif di RSUD Kota Mataram.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer