MATARAM-Kebijakan social distancing dan physical distancing telah membawa dampak ekonomi serius bagi masyarakat. “Saatnya yang mampu membantu mereka yang kesulitan,” kata mantan Ketua SBSI NTB M Taufik Budiman (MTB), Jumat (10/4).
Bekerja sama dengan pemuda NW NTB, pria yang akrab di sapa MTB itu telah memberikan sembako ke masyarakat sejak Selasa, 31 Maret lalu. Aksi sosial ini merupakan bagian dari langkah bersama kepedulian yang digelar di berbagia daerah di Nusantara.
Sejauh ini sudah tiga daerah yang telah disalurkan bantuan. Antara lain Kota Mataram, Lombok Tengah, dan Lombok Timur. “Kini kembali ke Mataram lagi,” terangnya.
Bantuan ini cara mengurangi beban masyarakat akibat kesulitan beraktivitas akibat pandemi wabah Korona. “Sebagai masyarakat Indonesia kita punya budaya gotong-royong ini yang ingin kita bangkitkan lagi sekarang terpecah oleh pemilu,” ulasnya.
Ketua Pemuda NW NTB M Zainul Pahmi mengatakan bantuan sembako diberikan khusus pada masyarakat ekonomi menengah ke bawah. “Mereka yang terima upah harian, tapi saat ini tidak bisa bekerja lagi,” katanya.
Mereka disebut paling rentan terkena dampak ekonomi akibat Korona. Belum lagi keharusan masyarakat berdiam diri di rumah selama pandemi. “Ini tahap awal, nanti alumni-alumni yang tersebar di berbagai kecamatan akan ikut membantu,” imbuhnya.
Aksi bantuan sosial digelar di Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Gomong, Kota Mataram. Puluhan masyarkat yang datang menerima bantuan, diminta tidak berkumpul dan mengatur jarak. (zad/r2)
Editor : Administrator