Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekonomi Indonesia Solid, Pemerintah Optimistis Pertumbuhan 2025 Capai 5,2 Persen

N
Penulis: Nurul Hidayati❯
Pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 5,2 persen akan tercapai, didukung oleh proyeksi pertumbuhan kuartal keempat yang diperkirakan menembus angka 5,4 persen.
Pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 5,2 persen akan tercapai, didukung oleh proyeksi pertumbuhan kuartal keempat yang diperkirakan menembus angka 5,4 persen.

LombokPost – Dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, melaporkan kondisi ekonomi nasional yang tetap stabil.


Advertisement

Ini menunjukkan performa positif di penghujung tahun 2025.

Pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 5,2 persen akan tercapai, didukung oleh proyeksi pertumbuhan kuartal keempat yang diperkirakan menembus angka 5,4 persen.

Indikator Makro yang Kuat dan Stabil

Advertisement

Airlangga memaparkan sejumlah capaian indikator makro yang menjadi fondasi optimisme pemerintah:

Pasar Modal: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan rekor all time high, dengan kenaikan mencapai 20 persen sejak Januari 2025, menjadikannya salah satu yang tertinggi di Asia.

Neraca Perdagangan: Tetap mencatatkan surplus dengan cadangan devisa yang berada pada level tinggi.

Advertisement

Pertumbuhan Kredit: Tumbuh positif di angka 7,36 persen dengan likuiditas yang kuat.

Uang Primer: Tumbuh signifikan sebesar 13,3 persen atau mencapai Rp 2.136 triliun, yang diprediksi akan memberikan efek domino positif bagi ekonomi tahun 2026.

Strategi Konsumsi dan Usulan "Work from Anywhere"

Untuk menjaga momentum pertumbuhan di sisa tahun ini, pemerintah mendorong konsumsi masyarakat melalui sektor ritel dan belanja daring selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu, terdapat 37 agenda nasional di bulan Desember yang diharapkan dapat memacu sektor pariwisata dan pergerakan penduduk.

Guna mendukung mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun, Menko Airlangga memberikan usulan kebijakan yang fleksibel bagi pekerja.

“Kami usulkan untuk work from anywhere and everywhere,” ujar Airlangga di hadapan Presiden.

Peningkatan Literasi dan Kesejahteraan Keuangan

Pemerintah juga melakukan penguatan kebijakan melalui transformasi Dewan Nasional Keuangan Inklusif menjadi Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan. Langkah ini didukung oleh data inklusi keuangan nasional yang sudah mencapai 92,7 persen.

Menariknya, tingkat literasi keuangan Indonesia kini berada di angka 66,4 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata negara anggota OECD yang berada di level 62 persen.

Dengan perpaduan indikator makro yang sehat, daya beli yang terjaga, dan literasi keuangan yang mumpuni, pemerintah yakin Indonesia menutup tahun 2025 dengan catatan ekonomi yang sangat solid.

Advertisement
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : BPMI Sekretariat Presiden
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Stop Tambah Honorer! APPSI Keluhkan Pengurangan Dana TKD

Stop Tambah Honorer! APPSI Keluhkan Pengurangan Dana TKD

Transisi Batas Belanja Pegawai Diperpanjang hingga Akhir 2027. Mendagri Minta Pemda Fokus Bayar PPPK, Bukan Rekrut Pegawai Baru.

Menteri PKP Tinjau Rusun ASN NTB, Dorong Hunian Modern dan Pelayanan Publik yang Cepat untuk Rakyat

Menteri PKP Tinjau Rusun ASN NTB, Dorong Hunian Modern dan Pelayanan Publik yang Cepat untuk Rakyat

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Marurar Sirait melakukan kunjungan kerja ke Rumah Susun ASN Nusa Tenggara Barat.

Bawa Layanan Perizinan hingga ke Desa, DPMPTSP Lombok Barat Sabet Predikat Sangat Baik dari Kemenves

Bawa Layanan Perizinan hingga ke Desa, DPMPTSP Lombok Barat Sabet Predikat Sangat Baik dari Kemenves

Pelayanan perizinan diharapkan tak sekadar berpatokan pada capaian standar nasional, tapi terus jadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer