Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bansos PKH Tahap 1 2026 Cair Bulan Ini, Lansia Jadi Prioritas

G
Penulis: Geumerie Ayu❯
Ilustrasi 10 bansos bakal cair awal 2026, simak cara cek status nik dan klasifikasi desil anda.
Ilustrasi 10 bansos bakal cair awal 2026, simak cara cek status nik dan klasifikasi desil anda.

LombokPost – Proses pencairan Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 1 periode Januari–Maret 2026 mulai menunjukkan titik terang.


Advertisement

Berdasarkan pantauan terbaru pada aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), komponen lanjut usia (lansia) terpantau menjadi kelompok pertama yang masuk dalam antrean pencairan Bansos ini.

Status pencairan Bansos PKH Tahap 1 2026 saat ini telah mencapai tahapan Surat Perintah Membayar (SPM). Artinya, bantuan finansial bagi warga prasejahtera ini tinggal selangkah lagi menuju proses Standing Instruction (SI).

Jika status SI sudah muncul, bantuan biasanya akan mendarat di rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam kurun waktu 1 hingga 3 hari kerja.

Advertisement

Secara teknis, sistem mendahulukan komponen lansia, yang kemudian akan disusul oleh komponen penyandang disabilitas serta anak sekolah.

KPM diimbau untuk mulai memastikan kondisi kartu KKS dalam keadaan baik dan disarankan mengunduh aplikasi m-banking bank penyalur guna memantau saldo secara berkala tanpa harus bolak-balik ke ATM.

Namun, di tengah kabar baik ini, terdapat catatan penting bagi sebagian penerima. Hasil pembaruan peringkat kesejahteraan keluarga menunjukkan adanya sejumlah KPM yang kini berstatus exclude.

Advertisement

KPM yang sebelumnya masuk desil 1 hingga 4, namun kini naik ke desil 6 hingga 10, secara otomatis dinyatakan tidak layak menerima bantuan lagi karena dianggap sudah berada di atas level kemiskinan.

Meski demikian, bagi warga yang merasa ada kesalahan sistem, proses pengajuan pembaruan desil masih bisa dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Sosial setempat.

Semangat penyaluran bansos yang tepat sasaran ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto. Dalam Rakornas yang digelar Senin (2/2) kemarin, Presiden menegaskan komitmennya untuk menghapus kemiskinan di tanah air.

"Semua unsur, semua tingkatan, semua latar belakang, dari partai mana pun kita harus bersatu. Kita harus berjuang bersama-sama menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia," tegas Prabowo.

Presiden menekankan bahwa pemerintah tidak boleh menyerah menghadapi kesulitan ekonomi rakyat. Transformasi data melalui desil kesejahteraan ini diharapkan menjadi alat agar bantuan negara benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan, sehingga angka kemiskinan ekstrem dapat ditekan secara signifikan di tahun 2026 ini.

Advertisement
Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : Kemensos RI
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Nama Tak Terdaftar di penerima Bansos, Menko Cak Imin Dorong Warga Gunakan Hak Sanggah

Nama Tak Terdaftar di penerima Bansos, Menko Cak Imin Dorong Warga Gunakan Hak Sanggah

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mendorong masyarakat untuk aktif menggunakan hak sanggah. Langkah ini d

Verifikasi Bansos Diperketat Lewat Pengenalan Wajah, Kemensos Sasar 48 Juta Keluarga hingga 2026

Verifikasi Bansos Diperketat Lewat Pengenalan Wajah, Kemensos Sasar 48 Juta Keluarga hingga 2026

Kementerian Sosial (Kemensos) memperketat verifikasi data penerima bantuan sosial melalui pemanfaatan teknologi biometrik. Sebanyak 48 juta

Ponsel Gratis dan Rekening Digital: Strategi Baru Pemerintah

Ponsel Gratis dan Rekening Digital: Strategi Baru Pemerintah

Pemerintah berencana bagi-bagi ponsel dan rekening digital gratis bagi WNI unbanked untuk tekan ekonomi abu-abu. Simak skema lengkapnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer