Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Seluruh Visa Jamaah Telah Terbit, Layanan Fast Track di Arab Saudi Bertambah

R
Penulis: Redaksi❯
SIAP TERBANG: Dirut Garuda Indonesia Glenny Kairupan (kiri) mengecek kesiapan pesawat Garuda Indonesia di GMF AeorAsia, Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (15/4). Tahun ini, Garuda Indonesia menyiapkan 15 pesawat untuk penerbangan haji. (HANUNG HAMBARA/JAWA POS)
SIAP TERBANG: Dirut Garuda Indonesia Glenny Kairupan (kiri) mengecek kesiapan pesawat Garuda Indonesia di GMF AeorAsia, Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (15/4). Tahun ini, Garuda Indonesia menyiapkan 15 pesawat untuk penerbangan haji. (HANUNG HAMBARA/JAWA POS)

Advertisement

LombokPost - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf memastikan persiapan layanan haji 2026 hampir rampung 100 persen. Persiapan tersebut mencakup akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga layanan kesehatan bagi jamaah Indonesia.

Sepekan jelang keberangkatan kloter pertama, seluruh visa calon jamaah juga sudah keluar.

“Tahapan saat ini adalah pengecekan akhir seluruh layanan menjelang operasional akhir,” ujar Irfan dalam paparannya di Kantor Staf Presiden Jakarta Rabu (15/4).

Di Makkah, sebanyak 177 hotel disediakan di wilayah Jarwal, Misfalah, Raudhah, Syisyah, dan Aziziyah. Sementara di Madinah disiapkan 100 hotel di kawasan Markaziyah sehingga jamaah cukup berjalan kaki menuju Masjid Nabawi.

Dari sisi konsumsi, pemerintah menyiapkan 51 dapur di Makkah dan 23 dapur di Madinah. Transportasi juga dipastikan siap, mulai dari bus antarkota hingga layanan khusus.

Advertisement

“Bus Shalawat, yaitu bus yang berputar terus selama 24 jam dari penginapan pemondokan menuju Masjidilharam, juga sudah kita siapkan,” kata Irfan.

Siapkan 40 Klinik

Untuk layanan kesehatan, pemerintah menyediakan 40 klinik di Makkah dan lima klinik di Madinah. Setiap kelompok terbang (kloter) akan didampingi satu dokter dan satu tenaga kesehatan. Pemerintah juga bekerja sama dengan rumah sakit besar di Arab Saudi untuk mendukung layanan medis jamaah.

Pemerintah juga mematangkan kesiapan di dalam negeri melalui 16 embarkasi, termasuk dua tambahan baru. Salah satunya Embarkasi Jogjakarta. “Jogjakarta ini agak istimewa karena kami tidak menggunakan asrama haji, tapi hotel yang ada di dekat bandara. Ini pilot project embarkasi tanpa asrama haji,” ujarnya.

Arab Saudi, tambah Irfan, juga menambah layanan fast track. Sebelumnya di Embarkasi Jakarta (Soekarno-Hatta), Juanda, dan Solo, sekarang ada pula di Embarkasi Makassar.

Advertisement
Editor : Redaksi
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Musim Haji 2027, NTB Kebagian 5.798 Kuota Jamaah

Musim Haji 2027, NTB Kebagian 5.798 Kuota Jamaah

NTB mendapat kuota 5.798 jemaah haji 2027. Pelunasan Bipih menunggu Keppres, sementara pemeriksaan kesehatan untuk memenuhi syarat istithaah

Baru Daftar Tahun Ini, Berangkatnya 26 Tahun Lagi, Tangis Haru Irma Pecah di Kantor Kemenag

Baru Daftar Tahun Ini, Berangkatnya 26 Tahun Lagi, Tangis Haru Irma Pecah di Kantor Kemenag

Irma Dian Sari (37) datang ke Kantor Kemenag Kota Mataram bersama suaminya. Di tangannya, ada map plastik warna merah muda. Isinya fotocopy

Kuota Haji Sementara Kota Mataram  825 Jamaah

Kuota Haji Sementara Kota Mataram  825 Jamaah

Persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027 di Kota Mataram mulai berlangsung.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer