Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dugaan Korupsi Bea Cukai, KPK: Kerugian Negara Tembus Triliunan Rupiah

R
Ilustrasi Gedung KPK Merah Putih. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Ilustrasi Gedung KPK Merah Putih. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Advertisement

LombokPost--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Kasus ini disinyalir melibatkan PT Djarum dan mengakibatkan kerugian keuangan negara hingga mencapai triliunan rupiah.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa angka tersebut merupakan estimasi sementara hasil perhitungan awal tim penyidik. Pihak KPK masih mendalami berbagai aktivitas yang berkaitan dengan perkara tersebut untuk memastikan nilai kerugian yang lebih akurat.

"Untuk hitungan awal di angka triliunan rupiah," kata Budi saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (29/10).

Advertisement

KPK saat ini belum merinci periode waktu terjadinya dugaan tindak pidana tersebut. Meski demikian, penyidikan akan dilakukan dengan menelusuri praktik yang berlangsung selama beberapa tahun ke belakang.

"Untuk tempusnya nanti kami update ya. Namun, ini akan ditarik mundur untuk beberapa tahun ke belakang," tambah Budi.

Dalam kesempatan tersebut, Budi juga menegaskan bahwa perkara yang ditangani KPK berbeda dengan kasus yang sedang diselidiki oleh Kejaksaan Agung. Fokus penyidikan KPK terbatas pada dugaan pelanggaran di sektor cukai, sementara Kejagung berfokus pada perkara perpajakan.

Advertisement

"Kami pastikan berbeda karena ini berkaitan dengan cukai, sedangkan yang kawan-kawan lakukan di Kejaksaan Agung ini dugaannya terkait dengan pajak. Ini dua hal yang berbeda, meskipun sama-sama pos penerimaan negara," tegas Budi.

Advertisement
Editor : Redaksi Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

NTB Satu Data Jadi Rujukan KPK Perkuat Pengelolaan Data

NTB Satu Data Jadi Rujukan KPK Perkuat Pengelolaan Data

KPK pelajari NTB Satu Data untuk memperkuat tata kelola data, integrasi sistem, dan pengambilan keputusan berbasis data.

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan PT Djarum dan Bea Cukai Kudus

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan PT Djarum dan Bea Cukai Kudus

KPK menggeledah PT Djarum dan Kantor Bea Cukai Kudus terkait pengembangan kasus korupsi Bea Cukai. Dokumen dan bukti elektronik diamankan.

KPK Telusuri Aliran Uang Suap dari Vendor ke Sejumlah Pihak di BNPB

KPK Telusuri Aliran Uang Suap dari Vendor ke Sejumlah Pihak di BNPB

KPK mendalami dugaan kickback dari vendor proyek BNPB kepada pihak internal serta konflik kepentingan dalam pengadaan dana bencana.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer