Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lebih dari 1 Juta Lulusan Universitas di Indonesia Menganggur Pada 2025

Sanchia Vaneka • Jumat, 4 Juli 2025 | 14:21 WIB

 

Photo
Photo


LombokPost – Isu pengangguran di kalangan lulusan pendidikan tinggi di Indonesia kembali menjadi sorotan.

Menurut data yang disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, dalam Indef Mid-Year Review di Jakarta pada 2 Juli 2025, per tahun 2025, lebih dari satu juta lulusan universitas di Indonesia saat ini berstatus pengangguran.

Jumlah pasti lulusan universitas yang menganggur telah mencapai 1.010.652 orang. Angka ini semakin diperparah dengan tambahan 177.399 pemegang ijazah dan 1.628.517 lulusan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) yang juga belum mendapatkan pekerjaan.

Secara total, jumlah pengangguran dari kalangan terdidik ini mewakili 4,76% dari total angkatan kerja di Indonesia.


Fenomena ini menunjukkan tantangan besar bagi pemerintah dalam menyediakan lapangan kerja yang memadai bagi generasi muda yang berpendidikan.

Kesenjangan antara jumlah lulusan dan ketersediaan pekerjaan menjadi isu krusial yang harus segera diatasi.

Baca Juga: Jumlah Pengangguran Terbuka di Kota Mataram Naik, BPS: Perdagangan dan Kuliner Potensial Serap Tenaga Kerja

Menanggapi permasalahan ini, salah satu inisiatif utama pemerintah untuk mengatasi pengangguran adalah program "Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih".

Program ini memiliki target ambisius untuk membentuk 80.000 koperasi desa di seluruh Indonesia hingga tahun 2025.

Diharapkan, setiap koperasi yang terbentuk melalui program ini mampu mempekerjakan setidaknya 25 orang.

Jika target ini tercapai, program Kopdes Merah Putih berpotensi menghasilkan lebih dari 2 juta lapangan pekerjaan baru.

Inisiatif ini merupakan upaya strategis untuk menggerakkan ekonomi pedesaan dan menyerap tenaga kerja, termasuk para lulusan universitas dan SMK yang saat ini menganggur.

Keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada implementasi yang efektif, dukungan dari berbagai pihak, serta partisipasi aktif masyarakat desa.

Editor : Kimda Farida
#pengangguran #Kemnaker #angkatan kerja