Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Smart Metering di IKN: Langkah Kecil Menuju Berdamai dengan Alam

Lalu Mohammad Zaenudin • Jumat, 23 Januari 2026 | 23:00 WIB
Lampu-lampu menyala di jantung Ibu Kota Nusantara, menandai kota yang perlahan hidup—modern, tertata, dan tumbuh di tengah hutan Kalimantan. Di sinilah masa depan pemerintahan Indonesia mulai bernapas
Lampu-lampu menyala di jantung Ibu Kota Nusantara, menandai kota yang perlahan hidup—modern, tertata, dan tumbuh di tengah hutan Kalimantan. Di sinilah masa depan pemerintahan Indonesia mulai bernapas

 

LombokPost - Di Ibu Kota Nusantara, masa depan tidak hanya dibangun dari beton dan baja, tetapi juga dari kebiasaan kecil yang lebih bijak. Salah satunya lewat cara baru mengelola listrik dan air di rumah—lebih cerdas, lebih hemat, dan lebih sadar.

Itulah yang kini mulai diterapkan Otorita IKN melalui uji coba smart metering di Rumah Susun (Rusun) Aparatur Sipil Negara (ASN). Hasil uji coba tersebut disosialisasikan kepada para penghuni rusun dalam kegiatan yang digelar di Kantor Otorita IKN, Selasa (20/1/2026).

Bayangkan sebuah hunian di mana penggunaan listrik dan air bisa dipantau secara langsung. Bukan sekadar angka di akhir bulan, melainkan data yang hidup—menunjukkan kapan boros, kapan hemat. Inilah yang ditawarkan smart metering, sistem pengukuran berbasis sensor digital yang bekerja secara real-time.

Di setiap unit Rusun ASN IKN, sensor-sensor ini mencatat pemakaian listrik dan air sepanjang hari. Data tersebut kemudian diolah menjadi gambaran sederhana: penggunaan tergolong hemat, wajar, atau boros. Informasinya dikirim rutin setiap bulan langsung ke ponsel dan email penghuni.

Bagi Otorita IKN, teknologi ini bukan sekadar alat ukur, melainkan sarana membangun kesadaran. Dengan mengetahui pola konsumsi sendiri, penghuni diajak pelan-pelan mengubah kebiasaan—mematikan listrik yang tak perlu, menggunakan air secukupnya, dan mulai berdamai dengan alam sekitar.

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN Agung Indrajit, menyebut bahwa teknologi kota cerdas pada akhirnya bukan soal kecanggihan sistem, melainkan tentang manusia yang tinggal di dalamnya.

“Tujuan utama smart city adalah membentuk kita menjadi smart citizen. Dengan smart metering ini, kita belajar lebih bijak dan efisien dalam menggunakan energi dan air,” ujarnya.

Langkah ini menegaskan arah pembangunan IKN: kota yang tumbuh selaras dengan alam dan warganya. Di Nusantara, teknologi tidak berdiri di atas manusia, tetapi berjalan bersama—membantu menciptakan kehidupan yang lebih tertib, sadar, dan berkelanjutan.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#pengelolaan energi ASN #rusun ASN IKN #smart metering IKN #smart city Nusantara #Otorita IKN