Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Aktivis Kontras Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast, Novel Baswedan: Ini Percobaan Pembunuhan!

Marthadi • Jumat, 13 Maret 2026 | 22:41 WIB

Tangkapan layar CCTV detik-detik aktivis KontraS Andrie Yunus disiram air keras di Salemba, Jakarta Pusat. (Istimewa)
Tangkapan layar CCTV detik-detik aktivis KontraS Andrie Yunus disiram air keras di Salemba, Jakarta Pusat. (Istimewa)
LombokPost – Salemba membara di tengah sunyinya malam Ramadan. Tanpa ampun, dua pria misterius menyasar Andrie Yunus, sosok vokal Wakil Koordinator KontraS, dengan cairan yang melumpuhkan: air keras.

Serangan brutal ini tidak hanya melukai fisik, tapi disebut sebagai sinyal marabahaya bagi demokrasi Indonesia.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Kamis (12/3) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, Andrie baru saja menyelesaikan rekaman siniar (podcast) di Kantor YLBHI, Jakarta, yang membahas isu sensitif "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia".

Dikutip dari BBC News Indonesia, Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, mengungkapkan bahwa serangan tersebut mengakibatkan luka serius di sekujur tubuh korban.

"Mulai dari tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata," jelas Dimas.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Andrie didiagnosis mengalami luka bakar mencapai 24 persen.

Saat ini, tim medis yang terdiri dari enam dokter spesialis tengah berjuang menangani kondisi korban, termasuk rencana operasi cangkok membran pada bagian mata.

Kronologi Kejadian dan Ciri Pelaku Kejadian bermula saat Andrie sedang mengendarai motor di Jalan Salemba I - Talang, Jakarta Pusat. Tiba-tiba, dua pelaku yang berboncengan motor matic (diduga Honda Beat) datang melawan arah dan langsung menyiramkan cairan kimia ke arah wajah korban.

Saksi mata di lokasi, Temu, mengaku mendengar teriakan kesakitan yang memilukan.

"Saya kira tawuran, ternyata disiram air keras. Itu jahat banget," ungkapnya.

Warga sempat mencoba mengejar pelaku, namun kedua pria bermasker itu berhasil menghilang di kegelapan malam.

Novel Baswedan: "Ini Kejahatan Terorganisir"

Mantan penyidik KPK, Novel Baswedan, yang juga pernah menjadi korban serupa, turun tangan memberikan pernyataan pedas.

Setelah melihat rekaman CCTV, Novel menegaskan bahwa serangan ini bukan masalah pribadi, melainkan percobaan pembunuhan yang terorganisir.

"Kalau disiram ke muka, itu bisa bikin gagal napas dan meninggal. Ini kejahatan serius dan ada simbol-simbol yang ditemukan di lapangan," cetus Novel sembari mendesak Presiden Prabowo untuk memberikan atensi khusus pada kasus ini.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan mengamankan rekaman CCTV untuk memburu pelaku yang tega melakukan aksi pengecut ini di bulan suci.

Editor : Marthadi
#Novel Baswedan air keras #Andrie Yunus KontraS #KontraS diserang #berita kriminal jakarta #penyiraman air keras aktivis