LombokPost - Kasus dugaan cinta segitiga yang menyeret nama Insanul Fahmi, Wardatina Mawa, dan Inara Rusli masih hangat diperbincangkan publik.
Salah satu materi utama yang menjadi sorotan adalah rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diklaim menjadi bukti hubungan terlarang antara Insanul Fahmi dan Inara Rusli.
Figur publik Denny Sumargo (Densu), yang sempat mengundang Wardatina Mawa ke podcast miliknya, kini buka suara setelah mengaku telah menyaksikan rekaman CCTV Inara Rusli yang kontroversial tersebut.
Keterbatasan Durasi dan Kualitas Visual
Denny Sumargo menjelaskan bahwa ia hanya menonton rekaman CCTV Inara Rusli tersebut dalam durasi yang sangat terbatas.
"Oh, gua lihat cuma 15 detik kayaknya kurang lebih," ungkap Denny Sumargo.
Karena durasi tontonan yang singkat, Denny Sumargo mengakui apa yang ia saksikan sangatlah terbatas dan tidak menyajikan detail yang jelas.
Denny Sumargo kemudian menyoroti kualitas visual video yang buruk, ditambah dengan sudut pandang kamera pengawas yang cukup jauh.
Kondisi ini menyebabkan posisi Insanul Fahmi dan Inara Rusli dalam rekaman tidak terlalu terlihat dengan jelas.
"Posisinya itu wajahnya aku nggak terlalu kelihatan karena CCTV kan jauh ya, dan ya belum vulgar," beber Denny Sumargo.
Asal Muasal Penyebaran Rekaman
Mengenai sosok penyebar rekaman CCTV yang berdurasi dua jam itu, suami Olivia Allan ini mengaku tidak memiliki informasi pasti.
Ia sempat menanyakan hal tersebut kepada Mawa, namun keterangan yang diberikan tidak mengarah pada identitas penyebar mana pun.
"Waktu gue tanya sama pihak Mbak Mawa, mereka bilang itu dikirimkan oleh orang yang mereka tidak kenal," jelas Denny Sumargo.
Denny Sumargo menegaskan bahwa keterlibatannya dalam isu ini sebatas informasi yang ia peroleh dari pihak-pihak terkait, khususnya Mawa yang hadir sebagai narasumber dalam acara podcast miliknya.
Saat ini, laporan yang diajukan oleh Wardatina Mawa terhadap Insanul Fahmi dan Inara Rusli atas tudingan perzinaan masih bergulir di pihak berwajib dengan menggunakan rekaman CCTV berdurasi dua jam sebagai bukti.
Di sisi lain, Inara Rusli diketahui telah turut membuat laporan resmi ke pihak berwajib terkait penyebaran rekaman CCTV tersebut dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik atas kegaduhan isu ini.***
Editor : Fratama P.