Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Petani Sembalun Bikin Heboh! Panen Bawang Putih Lampaui Target Nasional

Y
Penulis: Yuyun Kutari❯
Plt Kepala Distanbun NTB Muhammad Riadi (tengah), saat menemani tim Kementan RI, pascapanen raya bawang putih di Sembalun, Lotim, Kamis (6/11).
Plt Kepala Distanbun NTB Muhammad Riadi (tengah), saat menemani tim Kementan RI, pascapanen raya bawang putih di Sembalun, Lotim, Kamis (6/11).

LombokPost - Pemprov NTB bersama Pemkab Lombok Timur (Lotim) menggelar Panen Raya Bawang Putih yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani (KT) Pusuk Pujata, di Sembalun, Lotim pada 6 – 7 November.


Advertisement

Kegiatan ini turut dihadiri tim dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) NTB Muhammad Riadi, hasil ubinan panen menunjukkan capaian menggembirakan, yaitu 21,27 ton per hektare.

“Ini melampaui target minimal yang ditetapkan pak Mentan Amran Sulaiman, yakni 20 ton per hektare,” jelasnya, Jumat (7/11).

Ia menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras petani bawang putih di Lotim yang berhasil, meningkatkan produktivitas di atas rata-rata Nasional. “Capaian ini menunjukkan bahwa petani NTB memiliki potensi besar dalam mendukung kemandirian benih bawang putih nasional,” ujarnya.

Advertisement

Panen raya ini merupakan bagian dari program pengembangan kawasan perbenihan bawang putih yang digulirkan Kementan, dengan total luas lahan 333 hektar di Lotim.

Dari total tersebut, 188 hektare lahan telah dipanen, dan 45 hektare di antaranya dipanen selama pekan ini. Selain menyoroti capaian produksi, Riadi juga menekankan pentingnya perhatian terhadap penanganan pascapanen, untuk menjaga mutu dan menambah nilai jual hasil pertanian.

Kegiatan panen raya ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kemandirian benih bawang putih nasional.

Advertisement

“Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain, dalam mengembangkan komoditas hortikultura unggulan yang berdaya saing,” tegasnya.

Di samping itu, pria yang juga kepala Biro Umum Setda NTB tersebut, mengusulkan agar pemerintah pusat memberikan dukungan berupa mesin pasca panen skala kecil bagi petani.

“Kami berharap petani di NTB dapat dibantu dengan fasilitas pascapanen,” tegasnya.

Sehingga hasil bawang putih tidak hanya dijual dalam bentuk segar, tetapi juga bisa diolah menjadi produk bernilai tambah seperti tepung atau pasta bawang putih.

Menurutnya, penguatan dukungan pascapanen akan membantu petani menekan biaya produksi, sekaligus memperluas peluang usaha di sektor hortikultura.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bulog Siapkan Cadangan, Beras Diproyeksi Aman Hingga Panen Raya 2027

Bulog Siapkan Cadangan, Beras Diproyeksi Aman Hingga Panen Raya 2027

Bulog memperkuat cadangan beras nasional hingga proyeksi 23,5 juta ton untuk mengantisipasi El Nino Godzilla dan paceklik berkepanjangan.

Lapas Selong Panen 2 Ton Kedelai dan 800 Kilogram Edamame

Lapas Selong Panen 2 Ton Kedelai dan 800 Kilogram Edamame

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong melaksanakan Panen Raya Kedelai dan Edamame di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE)

Hadiri Panen Raya, Petani Optimistis Program Swasembada Pangan Presiden Prabowo Sukses

Hadiri Panen Raya, Petani Optimistis Program Swasembada Pangan Presiden Prabowo Sukses

Petani di Tuban antusias sambut Presiden Prabowo dalam panen raya jagung, serta optimistis target swasembada pangan nasional dapat tercapai.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer