Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

  NTB All-Out Sukseskan Program Koperasi Merah Putih Presiden Prabowo

L
Penulis: Lombok Post Online❯

 


Advertisement

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
 

 

LombokPost – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat dan masif untuk memastikan keberhasilan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), inisiatif yang disebut-sebut sebagai program mulia dari Presiden Prabowo Subianto.

Advertisement

Program ini bertujuan utama untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat secara merata dan membangun kemandirian melalui ketahanan pangan.

Dinas Koperasi UKM NTB berada dalam mode "kejar tayang" untuk menyelesaikan seluruh persiapan pembentukan KDKMP di sepuluh kabupaten/kota.

Kepala Dinas Koperasi UKM NTB, Ahmad Masyhuri, menegaskan bahwa waktu yang dimiliki sangat mepet, seiring petunjuk pusat yang mengharuskan semua Diklat Kompetensi Kopdes rampung pada akhir November ini.

Advertisement

"Saya paham, baik panitia, tim pengajar, dan tim pendamping sudah bekerja tiga minggu ini tanpa putus menggelar pelatihan. Tentu ada rasa lelah dan ngantuk. Tapi kita semua harus ingat jika waktu sudah sangat mepet," tegas Ahmad Masyhuri saat membuka Training of Trainers (TOT) Monitoring dan Evaluasi Peningkatan Kompetensi Pendamping KDKMP di Mataram pada Jumat (7/11).

Sejak hari ini (Senin, 10/11), Diklat peningkatan kompetensi bagi seluruh pengurus Kopdes mulai digeber di 10 kabupaten/kota se-NTB. Pelatihan ini harus diselesaikan hanya dalam waktu tiga hari per angkatan, dengan setiap angkatan melibatkan 100 peserta atau lebih.

Ahmad Masyhuri mengingatkan para tim pengajar, yang merupakan tim terbaik utusan daerah, untuk fokus pada metode pengajaran yang menarik dan membangun diskusi aktif, sehingga peserta memahami strategi penyelenggaraan Kopdes yang modern dan mandiri.

Tujuan Program KDKMP: "Harapannya sederhana, bagaimana koperasi ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ketahanan pangan.

Jadi konteksnya adalah ketahanan pangan, Kopdes ini menjadi supplier sekaligus distributor," jelas Ahmad Masyhuri.

Persiapan Matang dan Komitmen Bersama

Kepala Bidang Pengawasan Koperasi, Irine Silviani, selaku Ketua Panitia, melaporkan bahwa TOT ini melibatkan 54 peserta (4 dari provinsi dan 50 dari kabupaten/kota) dengan narasumber dari Balai Pelatihan Koperasi (Balatkop). Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi dan metode pengajaran agar tujuan pelatihan tercapai maksimal.

Ahmad Masyhuri juga meminta seluruh pengajar untuk menjaga stamina, bahkan menyarankan agar menginap di dekat lokasi pelatihan demi menghindari kelelahan akibat bolak-balik.

Selain itu, pengajar harus siap mental dan belajar memahami latar belakang beragam peserta, dari yang berpendidikan terbatas hingga bergelar doktor.

KDKMP: TOT Monitoring dan Evaluasi Peningkatan Kompetensi Pendamping KDKMP Provinsi NTB Tahun 2025 di Hotel Golden Palace Mataram, Jumat (7/11).
KDKMP: TOT Monitoring dan Evaluasi Peningkatan Kompetensi Pendamping KDKMP Provinsi NTB Tahun 2025 di Hotel Golden Palace Mataram, Jumat (7/11).

Komitmen bersama ini menunjukkan bahwa Pemprov NTB bertekad menjadikan KDKMP sebagai program strategis nasional yang sukses, sebagai bukti pengabdian dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui fondasi kuat ekonomi kerakyatan berbasis desa/kelurahan. (*/r3)

Advertisement
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jelang Natal dan Tahun Baru, Bulog Pastikan Ketersediaan Beras Nasional Aman

Jelang Natal dan Tahun Baru, Bulog Pastikan Ketersediaan Beras Nasional Aman

Bulog memastikan stok beras 4,5 juta ton menjelang Nataru. Pasokan nasional diperkirakan mencukupi kebutuhan hingga Juli–Agustus 2027.

Sekda NTB Instruksikan OPD Buka Akses Data saat Diaudit BPK

Sekda NTB Instruksikan OPD Buka Akses Data saat Diaudit BPK

BPK NTB audit kinerja program prioritas ketahanan pangan dan pendidikan, meminta keterbukaan data serta dokumen dari seluruh OPD terkait.

NTB dan Jawa Barat Perkuat Kerja Sama Pangan, Kendalikan Inflasi dan Buka Peluang Investasi

NTB dan Jawa Barat Perkuat Kerja Sama Pangan, Kendalikan Inflasi dan Buka Peluang Investasi

NTB dan Jawa Barat memperkuat kerja sama perdagangan pangan untuk menjaga harga, distribusi, ketahanan pangan, dan membuka peluang investasi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer