Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penetapan Direksi PT GNE Tunggu Hasil Audit KAP

Y
Penulis: Yuyun Kutari❯
Kepala Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Setda NTB Izzuddin Mahili  (YUYUN/LOMBOK POST)
Kepala Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Setda NTB Izzuddin Mahili  (YUYUN/LOMBOK POST

Advertisement

LombokPost - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal telah menetapkan calon direksi PT Gerbang NTB Emas (GNE) melalui Surat Keputusan Gubernur Nomor: 500/147/GUB.17/2026 tanggal 17 Maret 2026.

Meski demikian, menurut ketentuan tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), penetapan direksi secara definitif tetap harus melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). 

Kepala Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Setda NTB Izzuddin Mahili menjelaskan, untuk saat ini RUPS PT GNE belum bisa dilaksanakan.

Karena masih menunggu proses audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP).

“Proses audit ini dilakukan karena RUPS yang akan datang adalah RUPS Tahunan yang mengacu pada tahun buku perusahaan. Target kami, audit selesai antara awal hingga pertengahan April ini,” jelasnya. 

Advertisement

KAP melakukan pemeriksaan independen terhadap laporan keuangan perusahaan, guna memberikan opini kewajaran.

Memastikan kepatuhan terhadap standar akuntansi dan regulasi, serta mengevaluasi pengendalian internal untuk mengurangi risiko kecurangan. Audit tersebut menjadi bahan evaluasi utama, bagi pemegang saham pengendali (PSP), yaitu Pemprov NTB. “Sekarang audit sedang berlangsung, dan tim KAP telah turun ke lapangan untuk menyelesaikan pekerjaannya,” kata dia. 

Setelah audit rampung, penetapan direksi baru akan dilaksanakan dalam RUPS yang akan dihadiri jajaran Pemprov NTB, selaku PSP. “Yang dibutuhkan adalah profesionalisme para calon direksi agar mampu membawa perubahan signifikan bagi perusahaan,” jelasnya.

Sebagai PSP, Pemprov NTB jelas berharap keberlanjutan modal yang sudah diberikan dapat memberikan hasil maksimal bagi perusahaan. “Semoga setelah direksi baru ditetapkan, perusahaan dapat bergerak ke arah yang lebih baik,” katanya. 

Selain itu, evaluasi kinerja direksi baru akan dilakukan selama 100 hari pertama. Pada periode tersebut, pekerjaan mereka akan dicermati untuk memastikan pencapaian target-target operasional. “Selanjutnya, kita akan mendengar rencana visi-misi yang disampaikan oleh manajemen baru perusahaan,” pungkas Izzuddin.

Advertisement
Editor : Redaksi
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sekda NTB Instruksikan OPD Buka Akses Data saat Diaudit BPK

Sekda NTB Instruksikan OPD Buka Akses Data saat Diaudit BPK

BPK NTB audit kinerja program prioritas ketahanan pangan dan pendidikan, meminta keterbukaan data serta dokumen dari seluruh OPD terkait.

Inspektorat Lombok Tengah Kebut Audit APBDes di 55 Desa

Inspektorat Lombok Tengah Kebut Audit APBDes di 55 Desa

Dari 142 desa, sebanyak 87 desa sebelumnya telah selesai diaudit Inspektorat sebagai prioritas yang berkaitan dengan pelaksanaan Pilkades

Utang RSUD Praya Rp 23 Miliar, Pelunasan Tunggu Audit

Utang RSUD Praya Rp 23 Miliar, Pelunasan Tunggu Audit

Pemkab Lombok Tengah (Loteng) akan melunasi utang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya secara bertahap. Pelunasan tunggu hasil audit

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer