
LombokPost - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, mulai merealisasikan Program Desa Berdaya.
Pada tahun anggaran 2026, sebanyak 256 desa/kelurahan dipastikan akan menerima bantuan keuangan khusus, sebesar Rp 300 – 500 juta per desa/kelurahan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB Baiq Nelly Yuniarti mengatakan, surat keputusan (SK) Gubernur NTB untuk alokasi bantuan keuangan 256 desa/kelurahan tersebut sudah diproses.
“Ini SK-nya baru naik ke Pak Gubernur untuk 256 desa/kelurahan itu,” katanya, Senin (13/4).
Adapun 256 desa/kelurahan tersebut dibantuk melalui program Desa Berdaya Tematik, akan mendapatkan bantuan anggaran Rp 300 juta masing-masing desa/kelurahan, sehingga alokasi anggaran seluruhnya mencapai Rp 76,8 miliar.
Selain itu, Pemprov NTB memberikan bantuan keuangan untuk 40 desa/kelurahan yang masuk kategori miskin ekstrem melalui program Desa Berdaya Transformatif.
Baca Juga: Perkuat Linmas, Satpol PP NTB Dorong Desa Berdaya Transformatif di Sumbawa dan KSB
Bantuan yang diterima desa/kelurahan miskin ekstrem mencapai Rp 500 juta, yang terdiri dari Rp 300 juta dana desa berdaya dan Rp 200 juta untuk pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), dengan total anggaran menyentuh Rp 51,2 miliar.
“Anggaran Rp 500 juta itu untuk desa yang miskin ekstrem, kita sudah klasterkan 40 desa dulu tahun ini. Tetapi dana yang langsung ke desa itu Rp 300 juta, dan Rp 200 juta peruntukkanya RTLH,” terangnya.
Sehingga total anggaran yang digelontorkan Pemprov NTB, untuk merealisasikan program Desa Berdaya Tematik dan Transformatif mencapai Rp 128 miliar.
“Jadi hampir sekitar Rp 128 miliar, dana yang digelontorkan Pemprov NTB gelontorkan tahun ini saja untuk masyarakat desa,” jelas dia.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




