Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rinjani, Tambora, Sangeangapi Level II, Pemprov NTB Minta Warga Tetap Waspada

Y
Penulis: Yuyun Kutari❯
JANGAN LENGAH: Gunung Rinjani di Pulau Lombok menjadi salah satu gunung api yang aktivitasnya, masih terus dipantau. (IVAN/LOMBOK POST)
JANGAN LENGAH: Gunung Rinjani di Pulau Lombok menjadi salah satu gunung api yang aktivitasnya, masih terus dipantau. (IVAN/LOMBOK POST)

Advertisement

LombokPost-Pemprov NTB terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Rinjani, Gunung Tambora, dan Gunung Sangeangapi yang saat ini masih berada pada Level II atau Waspada.

Sekretaris Dinas ESDM NTB Niken Arumdati mengatakan, pemantauan dilakukan dengan mencermati informasi dan hasil pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian ESDM. 

“Status waspada pada ketiga gunung api tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya fenomena yang membuat ketiganya aktif secara bersamaan,” jelasnya, Kamis (27/8).

Menurutnya, setiap gunung api memiliki sistem dan karakter aktivitas vulkanik yang berbeda. Penilaian tingkat aktivitas juga tidak hanya didasarkan pada jumlah gempa.

Penetapan tingkat aktivitas gunung api dilakukan berdasarkan evaluasi berbagai parameter. Di antaranya kegempaan, deformasi, pengamatan visual, serta sejumlah parameter pendukung lainnya. 

Advertisement

Berdasarkan informasi pemantauan terkini, terdapat beberapa parameter aktivitas yang masih perlu dicermati. Namun, hingga saat ini belum ada perubahan tingkat aktivitas pada ketiga gunung tersebut dari penetapan resmi PVMBG. 

Niken mengingatkan, NTB berada di kawasan Ring of Fire sehingga aktivitas tektonik dan vulkanik merupakan bagian dari dinamika alam yang perlu dipahami dan diantisipasi bersama.

Kondisi tersebut, kata dia, tidak perlu menjadi alasan untuk menimbulkan kekhawatiran berlebihan.

“Ini bukan untuk menimbulkan kekhawatiran, tetapi menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan literasi kebencanaan,” ujarnya. 

Kesiapsiagaan tersebut dinilai penting, terutama bagi masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar kawasan gunung api.

Advertisement
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Penerbitan 150 SHM Warga Transmigrasi Tambora Bima Dipercepat

Penerbitan 150 SHM Warga Transmigrasi Tambora Bima Dipercepat

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB mendorong percepatan penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) bagi warga transmigrasi

Pendaki Gunung Tambora Ketahuan Bawa Lima Poket Sabu, Kabur saat Diperiksa Polisi

Pendaki Gunung Tambora Ketahuan Bawa Lima Poket Sabu, Kabur saat Diperiksa Polisi

Seorang pendaki Gunung Tambora, Kabupaten Bima, berinisial RH, 19 tahun, kepergok membawa narkotika jenis sabu. 

Empat Desa Atur Pendakian Jalur Selatan Rinjani

Empat Desa Atur Pendakian Jalur Selatan Rinjani

-Empat desa penyangga Gunung Rinjani jalur selatan mulai menyusun aturan bersama tata kelola pendakian yang ditargetkan berlaku pada 2027.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer