Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Longsor Tewaskan Tiga Penambang, ESDM NTB Turunkan Tim ke Lantung

Y
Penulis: Yuyun Kutari❯
TELAN KORBAN JIWA: Petugas gabungan dan warga meninjau reruntuhan batu di dalam tambang rakyat, Kecamatan Lantung, Sumbawa, Minggu (6/9). (KOMINFOTIKSANDI PEMKAB SUMBAWA FOR LOMBOK POST)
TELAN KORBAN JIWA: Petugas gabungan dan warga meninjau reruntuhan batu di dalam tambang rakyat, Kecamatan Lantung, Sumbawa, Minggu (6/9). (KOMINFOTIKSANDI PEMKAB SUMBAWA FOR LOMBOK POST)

Advertisement

LombokPost-Pemprov NTB menurunkan tim untuk mengecek status dan kondisi lokasi tambang rakyat di Desa Lantung, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa. Sebelumnya terjadi bencana tanah longsor yang menewaskan tiga penambang, Sabtu (5/9) malam. 

Kepala Dinas ESDM NTB Samsudin mengatakan, tim tersebut diterjunkan bersama inspektur tambang Kementerian ESDM dan unsur penegakan hukum. Dilakukan untuk memastikan kondisi serta status kawasan pertambangan di lokasi kejadian.

“Teman-teman kami sudah berangkat bersama inspektur tambang Kementerian ESDM dan mungkin bagian gakkum untuk mengecek lokasi,” kata Samsudin, Senin (7/9).

Advertisement

Pengecekan dilakukan untuk memastikan lokasi tambang tersebut berada dalam wilayah Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) atau di luar. Hal itu penting, karena status kawasan akan menentukan langkah pemerintah, dan aparat penegak hukum (APH) selanjutnya. “Kabarnya masih simpang siur, makanya kami harus mengecek detailnya,” jelas dia.   

Tim diperkirakan berada di lapangan selama dua hari ke depan. Selain mengidentifikasi lokasi, tim juga akan memverifikasi kondisi serta kronologi kejadian untuk menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah berikutnya. 

Advertisement

Jika lokasi tersebut berada dalam wilayah WPR, pemerintah akan melihat kewajiban pemilik izin. Termasuk langkah-langkah yang telah dilakukan dalam menjalankan aktivitas pertambangan. 

Sebaliknya, bila berada di luar WPR, aktivitas tersebut dikategorikan ilegal, penanganannya menjadi ranah aparat penegak hukum (APH). Karena itu, pihaknya memilih memastikan terlebih dahulu status kawasan melalui pengecekan langsung di lapangan. 

“Kami merasa sangat prihatin dengan adanya musibah yang menyebabkan korban jiwa dan mengucapkan belasungkawa kepada korban yang meninggal dunia serta keluarganya,” katanya. 

Ke depan, Pemprov NTB bersama Pemkab Sumbawa, perlu membangun komitmen bersama untuk mencegah kejadian serupa. “Perlu koordinasi lebih intens, langkah-langkah preventif dan persuasif untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan seperti kejadian di Lantung,” terangnya.

Samsudin juga mendukung penghentian aktivitas di lokasi setelah kejadian longsor. Berdasarkan informasi yang diterimanya, Aparat kepolisian juga telah melakukan pengamanan di lokasi kejadian dengan memasang garis polisi serta melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya longsor.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Polda NTB Selidiki Tambang Emas Lantung, Imbas Tiga Penambang Tewas Tertimbun Longsor

Polda NTB Selidiki Tambang Emas Lantung, Imbas Tiga Penambang Tewas Tertimbun Longsor

Kematian tiga warga dalam longsor di kawasan tambang Lawang Tua, Desa Lantung, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa, menjadi atensi Polda

Tiga Warga Tewas di Lokasi Tambang Lantung, Polda NTB Turun Olah TKP

Tiga Warga Tewas di Lokasi Tambang Lantung, Polda NTB Turun Olah TKP

Tiga warga diduga penambang tewas di Lantung, Sumbawa. Polisi olah TKP, amankan barang bukti dan dalami dugaan aktivitas tambang ilegal.

Ekspor Non Tambang NTB Kian Menguat

Ekspor Non Tambang NTB Kian Menguat

Kinerja ekspor non tambang NTB pada Juli 2026 semakin menguat dan mulai menunjukkan perkembangan yang patut diperhitungkan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer